Aksi Bersih Sampah di Basel, 10 Ton Sampah Terkumpul

  • Whatsapp

Pena Ar Rahmah Santuni Anak Yatim

TOBOALI – Sedikitnya 30.000 warga Bangka Selatan dari 8 kecamatan, 50 desa dan 3 kelurahan secara serentak melakukan aksi bersih sampah, Sabtu (15/9/2018). Aksi bersih sampah ini adalah gerakan aksi bersih sampah sedunia atau World Cleanup Day (WCD) yang diikuti secara serentak 150 negara dengan melibatkan 380 juta penduduk dunia atau 5 % dari populasi bumi.

Sementara di Indonesia diperkirakan sebanyak 13 juta penduduk ikut andil dalam aksi bersih sampah sedunia ini dan di Bangka Belitung, Bangka Selatan ditunjuk menjadi titik utama lokasi World Cleanup Day ini.

Demikian dikatakan Koordinator WCD Babel, Gito. Menurutnya, dari aksi bersih sampah di Kecamatan Toboali berhasil mengumpulkan sampah seberat 1,6 ton. Sehingga diperkirakan dari 8 kecamatan, 3 kelurahan dan 50 desa di Basel berhasil mengumpulkan sampah sebanyak 10 ton.

“Kami mengucapkan terima kasih kepada Pemkab Basel, adik-adik pelajar se-Basel, Pramuka, seluruh komunitas yang turut andil melakukan aksi bersih sampah ini. Semoga kedepan kita semakin peduli bagaimana mengelola sampah, terus menjaga lingkungan kita agar tetap bersih,” kata Gito.

Sementara Wakil Bupati Basel, Riza Herdavid yang turut serta turun membersihkan sampah, berharap, melalui kegiatan Aksi Bersih Sampah Sedunia ini, dapat menambah rasa kepedulian dan kecintaan kita terhadap lingkungan di Kabupaten Bangka Selatan menuju Indonesia bebas sampah 2025.

“Saya mengucapkan banyak terima kasih kepada OPD, pelajar sekolah, teman-teman komunitas, instansi swasta. Ayo kita terus jaga Bangka Selatan agar tetap bersih dan kita pertahankan Piala Adipura 2018,” pungkas Riza pada Closing Ceremony di Kawasan Wisata Batu Belimbing Toboali.

Pada hari sebelumnya, Komunitas Pena Ar Rahmah juga menggelar aksi bersih sampah di Pantai Kelisut Toboali. Selain membersihkan pantai, Komunitas Ar Rahmah juga memberikan santunan kepada anak yatim.

“Komunitas Pena Ar Rahmah ini, bergerak dalam bidang sosial membantu anak yatim. Kegiatan rutin kami mengangkat tema WCD. Selain membersihkan pantai, kami juga memberikan santunan kepada anak yatim sekaligus mengajak mereka bermain di pantai. Harapanya, akan tumbuh sikap peduli pada lingkungan, agar lebih mencintai alam serta menjaga kelestariannya,” kata Ketua Komunitas Pena Ar Rahmah, Gema Fitri. (raw/3)

Related posts