Air Anyir Akan Dibangun WFC

  • Whatsapp

PANGKALPINANG — Setelah Pangkalpinang, kali ini giliran Air Anyir yang disebut-sebut akan dibangun Water Front City, dan diwacanakan akan menjadi pelabuhan di kawasan Bangka.
WFC ini, direncanakan dibangun oleh PT Babel Bhakti Investama (BBI) yang membutuhkan area seluas lima ribu hektar.
Direksi PT BBI yang terdiri dari Hasan Boenaidi, mengatakan rencana pembangunan waterfront city di Air Anyir dapat sekaligus menjadi proyek pemindahan pelabuhan Pangkalbalam ke Air Anyir, yang nantinya akan dibangun pelabuhan berskala internasional.
Hasan mengungkapkan, proyek ini merupakan kelanjutan dari rencana awal yang sempat tertunda saat pihaknya berkeinginan membangun waterfront city yang sebelumnya direncanakan di Pasir Padi. Meski saat itu sudah mengantongi berbagai perizinan, termasuk dari Kementerian Perhubungan, namun adanya berbagai kendala, membuat proyek tersebut tak jadi dikerjakan di sana. Dengan jajaran direksi yang sebagian besar sama, saat itu proyek dikerjakan dengan bendera PT Pasirpadi Investama.
“Kami menilai, kawasan Air Anyir sangat cocok dijadikan pelabuhan, dan akan menjadi pelabuhan internasional, kami melihat pelabuhan Pangkalbalam sudah sangat padat ,” jelasnya
Dalam rencana pembangunan WFC ini, 40 persen akan masuk dalam kawasan KP Timah,
Kepala Dinas Perhubungan Pemprov Babel, Sarjulianto, menambahkan Pelabuhan Pangkalbalam memang secara analisa tidak cocok kalau dikembangkan menjadi pelabuhan besar berskala internasional.
Banyak hal menurut Sarju yang menjadi penyebab, selain tergantung pasang surut, juga sedimentasi yang semakin menebal.
“Karena itu, rencana pemindahan pelabuhan sudah selayaknya dilakukan. Rencana untuk memindahkan ke Air Anyir dari PT PBI ini, saya rasa sudah tepat,” sebutnya.
Namun, kata sarju, di kawasan tersebut juga mengandung timah, sehingga jika memang ini disetujui untuk dibangun, harua ada regulasi yang mengatur. Dan akan dipertimbangkan sesuai dengan rencana perda zonasi Pemprov Babel.(nov/6)

Related posts