Aiptu ML Pemilik Balok Timah Masih Ditahan

  • Whatsapp

Kapolda Pertimbangkan Penangguhan Penahanan

PANGKALPINANG – Kapolda Kepulauan Bangka Belitung (Babel), Brigjen Pol Istiono ternyata lebih tegas dalam proses penanganan perkara penyelundupan 207 balok timah yang menyeret oknum anggota Polsek Pangkalanbaru, Aiptu ML alias LZ.
Buktinya, jenderal bintang satu yang mengemban amanah pimpinan tertinggi ditubuh Polda Babel sejak dikeluarkan telegram Kapolri Nomor ST/2880/XI/KEP/2018 pada Jum’at (9/11/2018) silam ini menegaskan, bahwa Aiptu LZ pasca ditetapkan sebagai tersangka hingga kini masih tetap ditahan di sel Rutan Mapolda Babel.
“Oknum polisi ini sudah ditahan. Kalau kasus penyelundupan tetap diproses ya dan untuk saat ini sudah dalam tahapan tindak lanjut penyidikan,” ungkapnya kepada awak media usai konferensi pers Operasi Tertib Menumbing 2018 di Gazebo Polda Babel, Selasa (18/12/2018).
Apakah Aiptu LZ yang diduga melakukan penyelundupan 2,5 ton balok timah dengan beragam bentuk ini akan dipecat sebagai anggota kepolisian? Kapolda menegaskan harus menunggu dulu putusan pengadilan.
“Ya, tergantung nanti prosesnya. Kalau proses hukumannya lebih dari tiga bulan, ya pasti dipecat,” tegasnya.
Istiono mengungkapkan bahwa pemilik balok timah selundupan ini telah menjalani pemeriksaan oleh Propam dan penyidik Subdit IV Tipiter Ditreskrimsus Polda Babel.
“Sudah (pemeriksaan), diperiksa provos sudah. Diperiksa penyidik juga sudah,” katanya.
Mengenai permohonan penangguhan penahanan yang mungkin diajukan LZ, Kapolda menambahkan terlebih dulu akan mempertimbangkan hal itu. “Nanti dipertimbangkan ya,” tukasnya.
Seperti dilansir, Tim Penyelundupan (Lundup) yang dibentuk Kapolda berhasil menggagalkan upaya penyelundupan timah berbentuk balok dengan berat seluruhnya sekitar dua setengah ton. Balok timah 207 buah yang ditumpuk tepat dibawah muatan barang rongsokan untuk mengecoh polisi itu, diamankan di Pelabuhan Pangkalbalam Pangkalpinang, Senin (10/12/2018) sekitar pukul 05.30 WIB. Aparat yang curiga berhasil mengendus sebanyak 157 batang timah bentuk batangan dan 50 bentuk bola berada di dalam truk berwarna kuning dengan nomor polisi Z 8754 WI.
Dari keterangan Erlangga supir truk, pemilik balok timah itu adalah oknum polisi ML alias LZ. Kini, truk ikut disita sebagai barang bukti di halaman Ditreskrimsus Polda Babel berikut balok timahnya. Sedangkan sopir truk dan ML ditahan polisi.
Direktur Ditreskrimsus (Dirreskrimsus) Polda Babel, Kombes Pol Mukti Juharsa diwakili Kasubdit 4 Tipiter AKBP I Wayan Riko Setiawan menyebutkan, sang pemilik sudah tiga kali melakukan pengiriman balok timah seperti ini ke Jakarta.
“Timah balok ini rencananya pengiriman yang keempat kalinya berdasarkan keterangan sopir truk. Sedangkan jumlah barang bukti yang berhasil diamankan sekitar dua ton dan masih dalam proses penimbangan,” beber Kasubdit kepada wartawan, Senin sore pecan lalu.
Dijelaskan Wayan, pengiriman balok timah itu belum diketahui siapa pembeli dan penampungnya.
“Setelah mobil sampai di Jakarta, khusus barang rongsokan tersebut diturunkan di pabrik di Jalan Raya Prancis Dadap Tangerang. Setelah barang rongsokan diturunkan, baru sopir menunggu telepon dari orang yang akan mengambil timah balok tersebut,” jelasnya seraya melanjutkan sang sopir hanya bertugas mengantarkan balok timah sesuai pesanan oknum polisi.
“Sopir hanya mengantar barang ini dan dia (Erlangga) tidak tahu berapa harganya,” tandas Wayan.
Meski begitu, sopir truk dan oknum polisi diduga telah melakukan tindak pidana penampungan, pemanfaatan, pengolahan, pemurnian, pengangkutan, penjualan mineral dan batu bara (Minerba) bukan dari pemegang IUP, IUPK atau izin sebagaimana diatur dalam Pasal 161 Undang-undang Republik Indonesia Nomor 4 Tahun 2009 tentang Minerba.
Polisi juga mengamankana barang bukti lain berupa satu lembar surat jalan milik CV Karatama Jaya, satu lembar nota timbangan dan satu unit telepon gengam. (bis/1)

Related posts