AFK Basel Menilai Perlu Penambahan Kuota Wasit

  • Whatsapp
Peserta Kursus Wasit Futsal yang diselenggarakan Asosiasi Futsal Kabupaten (AFK) Bangka Selatan (Basel) foto bersama. Kursus Wasit Futsal level 3 ini, digelar pada 14-16 Desember 2018, di Gedung Diklat Kompleks Perkantoran Bupati Basel. (foto: dedi).

Gelar Kursus Wasit Futsal Level 3

TOBOALI – Asosiasi Futsal Kabupaten (AFK) Bangka Selatan (Basel) menggelar kursus pelatihan wasit futsal level 3 pada 14-16 Desember 2018 lalu di gedung Diklat Kompleks Perkantoran Bupati Basel. Kursus ini, diikuti sebanyak 20 peserta dari berbagai kecamatan di Basel.

Ketua AFK Basel, Achmad Nawawi mengungkapkan, kursus Wasit Olahraga Futsal digelar karena saat ini, Futsal sedang mengalami peningkatan. Hal tersebut terbukti dengan semakin banyaknya penyelenggaraan turnamen Futsal di Bangka Selatan dari tingkat desa atau kelurahan hingga level kabupaten.

“Ini menandakan semakin familiarnya olahraga Futsal di tengah masyarakat Bangka Selatan,” ujarnya Senin (17/12/2018).

Dengan semakin tingginya minat masyarakat tentang olahraga Futsal, sehingga harus berimbang dengan sarana dan prasarana yang menunjang.

“Tingginya animo masyarakat dengan olahraga futsal juga harus diikuti dengan peningkatan kualitas olahraga itu sendiri baik dari sisi lapangan, kualitas turnamen, dan termasuk para pengadil di lapangan yaitu wasit,” ujarnya.

Menurut Nawawi, keberadaan wasit sangatlah vital dalam satu pertandingan olahraga apalagi untuk olahraga futsal dimana wasit merupakan satu kesatuan dari instrumen pertandingan futsal.

“Dengan semakin tingginya permintaan jasa wasit di Bangka Selatan, kami dari Asosiasi Futsal Bangka Selatan menilai perlu adanya penambahan kuota wasit di tingkat kabupaten untuk menunjang perkembangan olahraga futsal ini supaya semakin berkulitas,” imbuhnya.

Oleh karena itu, ia berharap, dengan adanya kursus kepelatihan wasit di Basel ini, dapat memberikan peningkatan kualitas pertandingan futsal juga meningkatkan kompetensi wasit di dalam lapangan futsal dalam menindak dan mengadili pertandingan.

“Kita berharap wasit yang telah mendapat pelatihan ini, dapat menjadi wasit yang berkompeten dalam mengadili pertandingan futsal dan tidak asal – asalan. Karena wasit sifatnya netral, tidak boleh memihak kepada tim manapun saat pertandingan berlangsung,” pungkas Nawawi. (raw/3)

Related posts