Adit-Damiri Programkan Beasiswa untuk Mahasiswa

  • Whatsapp

RAKYATPOS.COM,TOBOALI – KEPALA Daerah wajib membangun sumber daya manusia (SDM) bukan hanya untuk 5 atau 10 tahun ke depan, tapi harus lebih jauh lagi. Karena itu sedari awal, pasangan calon bupati dan wakil bupati Bangka Selatan yang bertagline BERADAB (Bersama Aditya Rizki Pradana- Ahmad Damiri) selalu menekankan program prioritas mereka selain sektor kesehatan, pertanian, perikanan, juga selalu menekankan sektor pendidikan.

Read More

Itu sebabnya, pasangan yang dalam setiap kampanye atau istilah pasangan BERADAB, sosialisasi program, selalu lebih menekankan ke target-target realistis dengan mengacu ke postur APBD Bangka Selatan ini, sehingga apa yang menjadi program itu dipastikan akan terlaksana jika memang terpilih menjadi bupati-wakil bupati Bangka Selatan nantinya.

Apa program prioritas bidang pendidikan pasangan BERADAB?
Yaitu program beasiswa kepada para mahasiswa Bangka Selatan yang sedang menempuh pendidikan di perguruan tinggi, baik yang kuliah di daerah Babel maupun yang menempuh pendidikan di perguruan tinggi di luar Babel. Program Goes To Campus ini memang menjadi sangat prioritas, karena menyangkut kepentingan SDM dan pembangunan Basel dalam jangka panjang.

“Program beasiswa Goes To Campus masuk dalam program prioritas kita. Bagaimana pun juga negeri ini butuh sumber daya manusia yang berkwalitas untuk membangun Negeri Junjung Besaoh ini. Dan sebagai pemimpin kami bertanggungjawab terhadap pendidikan anak-anak daerah ini,” ungkap Bang Adit begitu sapaan akrab kaum milenial Bangka Selatan terhadap cabup termuda ini.

Kemudian, apa yakin bisa dilaksanakan?

“Program pemberian beasiswa ini tentu sudah dikaji dengan mendalam dengan melihat postur APBD Bangka Selatan. Sekali lagi, saya tegaskan bahwa postur APBD kita layak untuk program beasiswa Goes To campus. Dan sekali lagi kami tegaskan untuk sektor pendidikan ini kita tidak mau berhitung soal anggaran. Ini menyangkut masa depan anak kita, menyangkut masa depan generasi Bangka Selatan mendatang,” paparnya.

Bagaimana dengan tingkat SD dan SMP?

”Kalau itu kan sudah program wajib belajar (Wajar) 9 tahun, sebagaimana amanat konstitusi kita, UUD 1945 pasal 31 menyatakan bahwa setiap warga negara berhak mendapat pendidikan. Dan setiap warga negara wajib mengikuti pendidikan dasar dan pemerintah wajib membiayainya. Dengan kata lain, soal pembiayaan anak-anak kita mulai dari tingkat SD hingga SMP menjadi tanggungjawab pemerintah. Dari mulai baju seragam, sepatu hingga peralatan sekolahnya bagi yang tak mampu. Tak ada alasan untuk tidak bersekolah di usia wajib belajar itu. Karena itu amanat undang-undang dasar kita dan wajib kita laksanakan. Itu program nasional,” paparnya.

Related posts