Ada Pemutihan PKB, Animo Masyarakat Masih Rendah

  • Whatsapp

Berakhir 15 Juni 2019
Bakuda Belum Rekap Hasil

PANGKALPINANG- Pasca keluarnya kebijakan pemutihan pajak kendaraan bermotor (PKB) mulai 15 Desember 2018-15 Juni 2019 mendatang, hingga saat ini Pemerintah Provinsi Kepulauan Bangka Belitung (Pemprov Babel) belum merekap hasil yang didapatkan dari program tersebut.

“Sejauh ini animo masyarakat untuk memanfaatkan pemutihan masih belum banyak, karena belum cukup signifikan hasil yang didapat. Mungkin mereka belum mau, karena kan waktunya cukup panjang hingga Juni mendatang,” kata
Kepala Badan Keuangan Daerah (Bakuda) Babel, Ferry Afriyanto kepada wartawan, Jum’at (22/2/2019).

Tak hanya itu, pihaknya pun belum merekap data keseluruhan hasil dari pemutihan ini, karena semuanya masuk ke kas daerah dan akan dihitung per triwulan. “Kalau data, kita perlu merekap secara rinci, kemungkinan akan kita hitung per triwulan,” ulasnya.

Ferry berharap, masyarakat dapat memanfaatkan pemutihan pajak tersebut, sehingga pajak kendaraan tidak lagi ada yang mati dan tidak memberatkan masyarakat untuk membayar pajak secara rutin di tahun berikutnya.

Dia menjelaskan, kendaraan yang dapat diputihkan ialah biaya balik nama beserta denda administrasinya ditiadakan atau menjadi nol. Pajak tahun sebelumnya beserta denda administrasi ditiadakan, hanya membayar tahun berjalan saja atau satu tahun ke depan saja.

“Kami juga berupaya dengan menjemput bola melalui samsat keliling yang datang langsung ke masyarakat. Samsat keliling ada empat semuanya, ini untuk menedekatkan pelayanan kepada masyarakat,” pungkasnya.(nov/10)

Related posts