by

70 Agen Wisata Ikuti Pelangi Travel Mart

-Belitong-160 views
Asisten Bidang Pemerintahan dan Kesra Setda Pemprov Babel Haryoso bersama Forkompimda Kabupaten Belitung Timur dan pelaku wisata berfoto bersama disalah satu objek wisata.(foto: dny).

MANGGAR – Sebanyak 70 orang agen wisata dari berbagai daerah di Indonesia, Singapura dan Malaysia mengikuti Pelangi Travel Mart V di Kabupaten Belitung Timur. Acara yang digagas oleh Dinas Pariwisata Provinsi Kepulauan Bangka Belitung (Babel) itu, berlangsung selama empat hari, dari Jum’at, (10/8/2018) hingga Senin, (13/8/2018).

Berbagai kegiatan dan objek wisata di Kabupaten Beltim dikenalkan kepada agen pariwisata tersebut. Mulai dari makan malam di pinggir Pantai Nyiur Melambai Kecamatan Manggar, menikmati matahari tenggelam di Pantai Burung Mandi Kecamatan Damar, hingga penyelaman ke Pulau Penanas.

Koordinator kegiatan, Agus Pahlevi mengatakan sesuai dengan tujuannya, ajang Pelangi Travel Mart berkomitmen untuk memperkenalkan destinasi wisata baru yang ada di Provinsi Babel. Tahun 2018 ini, khususkan pada objek wisata yang ada di Kabupaten Beltim.

“Potensi wisata kepulauan di Kabupaten beltim ini kan tinggi. Makanya dengan adanya Travel Mart ini harapannya dengan adanya perkenalan terhadap objek wisata yang ada di Kabupaten Beltim, teman-teman dari travel agensi dari luar Belitung akan tertarik untuk jual produk wisata yang ada,” kata Agus melalui Diskominfo Beltim, Sabtu (11/8/2018).

Selain itu pula, Agus berharap agar dengan adanya kesempatan ini Pemkab dan masyarakat Beltim dapat termotivasi untuk memperbaiki aksesibiltas dan amenitas (sarana prasarana penunjang pariwisata-red) demi menunjang kebutuhan wisatawan saat berada di Kabupaten Beltim.

“Salah satu contohnya, Kabupaten Beltim kaya dengan potensi wisata bawah laut, namun sayangnya di sini belum ada dive center. Terus juga kapal-kapal wisatanya belum terlalu memadai. Kita berharap ke depannya dapat diperbaiki,” harap Agus.

Meski masih ada kekurangan, namun satu sisi, Ketua Asosiasi Pelaku Pariwisata Indonesia (ASPPI) Kabupaten Beltim itu melihat Pemkab dan masyarakat Beltim sudah cukup siap untuk menyambut wisatawan.

“Kebetulan saat kita menggunakan kapal nelayan, kita melihat nelayannnya sudah welcome, baik dari kemampuan dan keramahan dalam menjamu tamu. Ini merupakan kesempatan besar bagi Kabupaten Beltim untuk mengembangkan wisata bahari yang ada,” ujar Agus.

Sebelumnya, dalam acara pembukaan Kegiatan Travel Mart V, Wakil Bupati Beltim, Burhanuddin mengatakan sebagai daerah kepulauan, Kabupaten Beltim memiliki banyak potensi wisata bahari yang indah. Laut di Kabupaten Beltim menyediakan keragaman hayati dan keindahan pantai yang dapat menjadi tujuan utama wisatawan.

“Namun sayangnya sektor pariwisata bahari belum dimanfaatkan dengan baik. Sehingga harus terus didorong agar meningkatkan kunjungan wisatawan baik lokal maupun mancanegara,” kata Burhanudin saat membacakan sambutan Pidato Bupati Beltim.

Aan, sapaan akran Burhanuddin menyatakan untuk memaksimalkan potensi wisata bahari memerlukan usaha keras dan kerjasama dari pemerintah pusat dan daerah, masyarakat lokal, pelaku usaha wisata, serta investor. Untuk itu, sinergi yang baik dan kerjasama yang berkesinambungan dari semua pihak sangat diharapkan.

“Sejalan dengan program unggulan dan prioritas dalam pembangunan kepariwisataan nasional, wisata bahari merupakan salah satu destinasi wisata yang harus dikembangkan dengan pengenalan tempat tujuan wisata, dukungan bagi kampanye pelestarian lingkungan, dan peningkatan wisata budaya bahari,” ungkap Aan.

Di sisi lain, Aan mengungkapkan pentingnya upaya memaksimalkan potensi wisata bahari, dengan meningkatkan aksesibiltas, infrastruktur, dan fasilitas pariwisata. Selain itu juga, peningkatan sumber daya manusia lokal agar lebih memudahkan wisatawan menuju lokasi wisata ataupun berinteraksi dengan masyarakat sekitar.

“Masyarakat juga harus dituntut aktif untuk mengembangkan industri kreatif. Karena melalui wisata bahari juga dapat meningkatkan perekonomian di lokasi-lokasi tujuan wisata, sehingga kesejahteraan masyarakat lokal juga akan terus meningkat,” pungkas Aan. (dny/kmf/3)

Comment

BERITA TERBARU