6 Pimpinan Parpol Perisai Bahas Cawabup Bateng

KOBA – Enam pimpinan partai pengusung Perisai atau bersama Erzaldi Rosman dan Ibnu Saleh dalam Pilkada Bangka Tengah (Bateng) 2016 silam, pada Selasa kemarin menggelar pertemuan khusus di Koba guna membahas Calon Wakil Bupati Bateng.
Adapun partai pengusung pasangan tersebut yakni PPP, Partai Gerindra, Partai NasDem, PKS, Partai Demokrat dan Partai Hanura. Belum diketahui apa hasil pertemuan ini.
Namun, sat dikonfirmasi Rakyat Pos diruang kerjanya, Ibnu Saleh mengutarakan akan melaksanakan pemilihan calon Wabup dalam waktu dua minggu ini. Ibnu membenarkan jika pertemuan ini digelar dalam rangka membahas pengusungan nama calon Wakil Bupati bersama pimpinan partai politik pengusungnya.
“Iya hari ini saya ketemu dengan kawan-kawan partai pengusung Pilbup tahun 2015 kemarin dalam rangka memproses pengusulan calon Wakil Bupati,” ujarnya.
Disinggung sudah ada berapa nama yang diusung untuk disodorkan kepadanya menjadi calon Wakil Bupati Bangka Tengah, Ibnu menyatakan belum ada. Karena pertemuan dengan pimpinan partai politik inipun baru kali pertama dilakukan.
“Belum ada, karena baru pertemuan pertama. Namun, yang tidak kalah penting dalam pertemuan ini juga membahas pengusungan Cawabup yang ingin bekerjasama, berkolaborasi dan berintegrasi dalam membangun Bangka Tengah,” ungkapnya.
Ibnu berharap dalam pertemuan dengan pimpinan partai politik pengusung dirinya ini dapat mengerucutkan dua nama, sehingga dirinya tidak perlu lagi mencoret nama yang lain jika ada diluar dua nama Cawabup (Calon Wakil Bupati) yang diajukan kepada dirinya. Ini dikarenakan Ibnu menginginkan prosesnya cepat dan tidak berlarut-larut.
“Ini kan sekarang pasti berkembang. Mungkin dari 6 partai politik itu ingin mengusung orang partainya. Tapi, saya harapkan tidak terlalu lama mengerucut menjadi dua nama, sehingga bisa langsung saya ajukan ke dewan (DPRD-red) untuk dilakukan pemilihan,” ucapnya.
“Jadi, kalau bisa cukup dua nama yang diajukan ke saya dan sudah ada kesepakatan yang dibangun sebelumnya diantara partai politik pengusung, sehingga tidak perlu ada nama yang saya coret lagi,” sambungnya.
Menurut Ibnu, langkah pertama setelah pertemuan tersebut, ia mengharapkan keenam ketua partai politik pengusung ini dapat segera berkonsultasi dengan Kemendagri dalam proses menentukan usulan calon Wakil Bupati ini. Karena Ibnu menginginkan proses pemilihan Wakil Bupati ini bisa secepatnya selesai.
“Kalau bisa secepatnya selesai. Minggu depan itu, nama dua orang Cawabup yang diusulkan sudah saya terima, sehingga dalam tempo sebulan kedepan Insha Allah sudah terpilih Wakil Bupati Bangka Tengah,” terangnya.
“Setelah ketemu hari ini, paling lambat Jum’at depan (12/07-red) sudah ada nama dua orang Cawabup. Kemudian hari Senin (15/07-red) sudah kita usulkan kepada DPRD untuk dapat dilakukan proses pemilihan. Ya, kurang lebih dua minggu lah,” lanjutnya.
Ibnu menegaskan nama Cawabup Bangka Tengah yang diusulkan harus dari kader partai pengusung dirinya bersama Erzaldi ketika Pilkada 2015 lalu. Karena jika berasal dari luar partai politik pengusung atau tanpa rekomendasi partai politik pengusung, maka bisa menimbulkan sikap penolakan dari partai politik pengusung.
“Tentu harus dari kader partai pengusung, tapi minus (tanpa-red) calon dari Partai NasDem. Karena kalau diluar dari kader partai pengusung, ya tidak akan diterima oleh partai pengusung, kecuali direkomendasi oleh partai pengusung. Namun, SK pengusungan nama ini harus berasal dari DPP,” pungkasnya.
Dalam Pasal 176 Ayat (2) UU Nomor 10 tahun 2016 tentang perubahan kedua atas UU Nomor 1 tahun 2015 tentang penetapan Peraturan pemerintah Pengganti Undang-Undang Nomor 1 tahun 2014 tentang pemilihan Gubernur, Bupati dan Walikota menjadi Undang-Undang berbunyi: ‘partai politik atau gabungan partai politik pengusung mengusulkan 2 (dua) orang calon Wakil Gubernur, Wakil Bupati dan Wakil Walikota kepada DPRD melalui Gubernur, Bupati atau Walikota untuk dipilih dalam rapat paripurna DPRD’. Untuk itu, apa yang dilakukan oleh Ibnu untuk mengisi kekosongan jabatan Wakil Bupati ini merupakan amanah dari UU.
Ibnu sendiri saat mencalonkan diri dalam Pilkada Bangka Tengah tahun 2015 lalu berpasangan dengan Dr. H. Erzaldi Rosman, dimana dirinya sebagai calon Wakil Bupati. Pasangan inipun terpilih dalam Pilkada tersebut. Kemudian pada Pilgub Babel tahun 2017 yang baru saja diselenggarakan bulan Februari kemarin, Dr. H. Erzaldi Rosman yang saat itu masih menjabat sebagai Bupati Bangka Tengah mencalonkan diri sebagai calon Gubernur. Erzaldi pun terpilih dan telah dilantik sebagai Gubernur Kep. Bangka Belitung. Kekosongan jabatan Bupati Bangka Tengah inipun sesuai amanah UU Nomor 10 tahun 2016 ini secara otomatis diisi oleh Wakil Bupati yang dijabat oleh H. Ibnu Saleh dan pelantikan Ibnu Saleh sebagai Bupati Bangka Tengah telah dilakukan pada Kamis (27/07) pekan kemarin. Dengan dinamika ini, maka posisi Wakil Bupati Bangka Tengah terdapat kekosongan jabatan, sehingga harus dipilih kembali melalui mekanisme di DPRD Bangka Tengah. (ran/1)

No Response

Leave a reply "6 Pimpinan Parpol Perisai Bahas Cawabup Bateng"