5000 Peserta akan Mungut Sampah di Toboali

  • Whatsapp

Peringati HPSN & Hari Jadi Basel
Jalan Sehat Rebut Sepeda Motor
Artis KDI akan Hibur Warga

TOBOALI – Sedikitnya 5000 peserta akan berpartisipasi dalam kegiatan memperingati Hari Peduli Sampah Nasional (HPSN) Kabupaten Bangka Selatan (Basel) 2017 pada Minggu (26/2/2017) mendatang. Ribuan peserta yang terdiri dari 54 komunitas ini, nantinya sudah berada di titik pungut sampah di jalan yang telah ditentukan di Toboali.

Para peserta sambil berjalan akan memungut sampah sekaligus memilahnya. Sampah yang telah terkumpul dipisahkan dan akan di angkut truk pengangkut sampah.

Para peserta sambil jalan sehat kembali berkumpul bersama di Simpang SMA YPK Toboali. Setelah itu, ribuan peserta melanjutkan jalan santai menuju pusat acara di Pantai Laut Nek Aji.

“Teknisnya, mereka sudah berada di titik masing-masing yang telah ditentukan, sambil berjalan memungut sampah. Sampah di pilah dan dipisahkan, nanti akan diambil oleh truk pengangkut sampah, setelah itu peserta kembali berkumpul di Simpang SMA YPK dan jalan sehat bersama menuju pusat kegiatan di Pantai Laut Nek Aji. Kegiatan HPSN ini, juga sekaligus memeriahkan Hari Jadi Basel ke-16,” ungkap Kolaborator HPSN Basel 2017, Ekawati Justiar kepada wartawan Rabu (22/2/2017).

Ekawati Justiar mengatakan, tahun lalu, HPSN Basel yang diikuti sebanyak 3.642 peserta berhasil mengumpulkan sampah kedua terbanyak se-Indonesia yakni 1,7 ton sampah dan dijual ke bank sampah. “Insya Allah tahun ini, HPSN akan diikuti sekitar 5000 peserta terdiri dari 54 komunitas termasuk SKPD, Kecamatan, Kelurahan dan Desa yang sudah tercatat dalam rapat terakhir,” imbuhnya.

Ekawati mengharapkan HPSN bukan sekedar seremonial peringatan saja, namun momen ini hendaknya menjadikan masyarakat Basel bergerak agar dapat memilah sampah organik dan non organik. Selain itu, HPSN ini dapat menjadi momentum agar masyarakat lebih peduli dengan sampah dan selalu menjaga kebersihan.

“Saya harapkan HPSN bukan hanya peringatan saja, tetapi momentum masyarakat bergerak untuk memilah sampah, organik bisa dijadikan kompos dan non organik bisa dijual ke bank sampah, serta masyarakat akan semakin peduli dengan sampah dan selalu kebersihan,” ujar Ekawati.

Ia menambahkan, masyarakat yang berpartisipasi dalam jalan santai juga diajak ikut untuk memungut sampah di jalan.

Terpisah, Ketua Panitia Pelaksanakan Hari Jadi Basel ke-16, Budi Setyo mengungkapkan pada Minggu (26/2/2017) selain memperingati Hari Peduli Sampah Nasional (HPSN), acara akan dimeriahkan dengan Jalan Sehat, Pesta Kuliner Makan dan Makan Kumpul, Seni dan Kreasi Musik, Dambus, Atraksi Barongsang dan pembagian Door prize.

“Hari Minggu dari jam 6 pagi hingga pukul 22.00 di Pantai Laut Nek Aji, selain agenda peringatan HPSN juga dikolaborasi dengan Hari Jadi Basel ke-14, akan dimeriahkan Artis KDI Okta, Tob’s Band dan Dambus serta pertunjukan seni lainnya, ada kuliner khas Basel diskon 20 – 50 % serta jalan santai berhadiah sepeda motor,” ungkap Budi Setyo. (raw/3).

Related posts