500 Ribu Kendaraan Bermotor Nunggak Bayar Pajak

  • Whatsapp

Dibutuhkan Sinergi dengan Kabupaten

TANJUNGPANDAN – Unit Pelaksana Tekhnis (UPT) Badan Keuangan Daerah (Bakuda) Provinsi Kepulauan Babel Wilayah Kabupaten Belitung mencatat, terdapat sekitar 500 ribu kendaraan bermotor baik roda dua maupun empat menunggak membayar pajak.

Pernyataan itu disampaikan oleh Kasubid Teknis Pajak, Sengketa Pajak dan Doleansi, Bakuda Provinsi Kepulauan Babel Sjamsul Bahri dalam acara sosialisasi Samsat Setempoh, Jumat (02/08/2019).

Jika diakumulasikan, maka Provinsi Babel memiliki potensi pendapatan sekitar Rp 500 miliar. “Oleh sebab itu, kami tidak bisa sendirian dalam hal pengentasan tunggakan itu? Sehingga dibutuhkan sinergi dengan Kabupaten untuk pemutakhiran data ini,” ujar Sjamsul kepada Rakyat Pos.

Langkah konkret yang akan dilakukan, pihaknya telah merekrut petugas pendataan di setiap desa kelurahan se-Kabupa?ten Belitung.

Nantinya petugas itu akan mendata warga di desa kelurahan masing-masing yang menunggak pembayaran pajak kendaraan.

Setiap petugas akan diberikan honor sebesar Rp 3.000 untuk satu motor dan Rp 5.000 untuk satu mobil yang berhasil didata.

Menurut Sjamsul, hasil pendataan tersebut nantinya akan diintegrasikan menjadi sebuah database tentang potensi tunggakan pajak kendaraan.

“Intinya mereka hanya mendata saja bukan menagih pajak. Data ini kami butuhkan sekali, karena semenjak Provinsi Kepulauan Babel berdiri data ini diserahterimakan ke kami jadi perlu dimutakhirkan kembali,” ungkapnya.

Dirinya mengakui data 500 ribu tunggakan pajak kendaraan itu cukup mengundang berbagai pihak, sehingga kinerja Bakuda Provinsi Kepulauan Babel terus diawasi oleh Koordinasi Super Visi dan Pencegahan (Kosurga) KPK.

“Kalau nilainya Rp 500 juta itu berarti sekitar 25 persen dari APBD Babel. Artinya kalau itu bisa diselesaikan, Babel mendapatkan pendapatan yang cukup banyak,” pungkasnya.(dodi/3)

Related posts