by

40 Pendekar Ikuti Ujian Kenaikan Sabuk

-Bangka-95 views

SUNGAILIAT- Sebanyak 40 pendekar dari Perguruan Pencak Silat Pulau Kelapa, Kabupaten Bangka mengikuti ujian kenaikan sabuk di Kawasan Hutan Wisata Sungailiat, Minggu (17/3/2019) .

Ketua Perguruan Pencak Silat Pulau Kelapa, Kabupaten Bangka, Dedi mengatakan kenaikan sabuk dari sabuk dasar yakni putih dan sabuk diatasnya. Para peserta selain harus lancar memperagakan jurus-jurus yang telah dipelajari juga harus mengikuti uji fisik seperti berlari.

“Bagi yang lancar akan mendapat kenaikan sabuk, sedangkan yang belum harus mengulang, tetapi biasanya, para peserta bisa mengikuti kenaikan sabuk ini dengan lancar, karena sebelumnya mereka sudah dilatih dan latihan terlebih dahulu,” kata Dedi disela-sela kegiatan.

Dedi menambahkan, Perguruan Silat Pulau Kelapa yang merupakan pencak silat asli Bangka berdiri sejak tahun 1928. Menurutnya, pencak silat sebagai warisan budaya harus tetap dilestarikan keberadaannya termasuk di Kabupaten Bangka.

Sedangkan, Pembina Perguruan Pencak Silat Pulau Kelapa, Budi Firmansyah, mengatakan prestasi yang telah dicapai pesilat dari Perguruan Pencak Silat Pulau Kelapa yang beralamat di Jalan Bubuh di Lingkungan Nelayan I Sungailiat sangat membanggakan.

“Untuk prestasi, atlet dari Perguruan Pencak Silat Pulau Kelapa sudah menoreh prestasi baik ditingkat nasional maupun pada Pekan Olah Raga Provinsi Bangka Belitung 2018 lalu. Atlet kita menyumbang tiga medali emas,” katanya.

Dia menceritakan, pada tahun 2007, hingga 2008, diminta untuk melatih para atlet pencak silat ke luar negeri yakni ke Yaman. Untuk itu, keberadaan Perguruan Pencak Silat Pulau Kelapa harus tetap dipertahankan, sebagai pelestarian budaya asli Bangka.

“Keberadaan pencak silat ini, bagian dari budaya lokal harus terus dilestarikan, sehingga tidak terkikis dengan masuknya budaya luar. Kami terus berusaha melakukan pembinaan kepada anak-anak usia dini di lingkungan masyarakat pesisir untuk mengenal dan belajar pencak silat,” katanya.(2nd/10)

Comment

BERITA TERBARU