by

30 Persen Dana Desa untuk Padat Karya

SUNGAILIAT – Presiden Joko Widodo meminta dan menyarankan penggunaan dana desa digunakan secara swakelola melalui padat karya tunai. Hal ini dikatakan Plt Dirjen Pembangunan Kawasan Pedesaan Kementerian Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal dan Transmigrasi (PDT) Herlina Sulistyorini saat kunjungan kerja di Desa Karya Makmur Pemali, Jum’at (20/7/2018).

Menurut dia, dalam tiga tahun terakhir, banyak kegiatan yang dilakukan melalui dana desa. Desa sangat terbantu dengan adanya dana desa. Hal ini juga berimbas pada peningkatan kualitas hidup masyarakat.

“Mulai tahun ini kita imbau 30 persen dari dana desa dipakai untuk padat karya atau penggunaan tenaga kerja lokal, sehingga tenaga kerja yang ada di desa bisa teroptimalkan. Dengan 30 persen dana desa untuk padat karya tunai ini bisa menyerap tenaga kerja hampir 5 juta untuk tahun ini, setara dengan 6,6 juta tenaga kerja,”kata Herlina.

Dia menjelaskan, mulai tahun lalu Kementerian PDT sudah mengembangkan empat kebijakan nasional terkait dengan pengembangan desa dalam bentuk kawasan salah satunya Polkades atau produk unggulan kawasan pedesaan.

“Kita akan identifikasi apa yang menjadi potensi yang bisa dikembangkan yang bisa dikerjasamakan. Kalo hanya dikerjakan dalam satu desa tentu skala produknya masih kurang, melalui kerja sama antardesa kita berharap skala ekonomi antardesa bisa terpenuhi,” jelasnya.

Nantinya, ia menambahkan, akan dibentuk kelembagaannya melalui Bumdes bersama dan kawasan antardesa dalam satu kabupaten yang ditetapkan oleh SK bupati untuk menjadi satu kawasan pedesaan. “Setelah itu kita akan melakukan implementasi terhadap perencanaan aksi yang akan dilakukan,”pungkasnya. (snt)

Comment

BERITA TERBARU