250 Pendidik TKA/TPA Pelatihan Ijazah Paket A

  • Whatsapp
Pengurus BKPRMI Bangka memberikan Pengarahan saat Pembukaan Pelatihan Ijazah Paket A yang diikuti 250 tenaga pendidik TKA/TPA, Sabtu (11/1/2019).(foto: riski)

SUNGAILIAT – Sebanyak 250 tenaga pendidik TKA/TPA mengikuti pelatihan ijazah Paket A yang dilaksanakan oleh Badan Komunikasi Pemuda Remaja Mesjid Indonesia (BKPRMI) Bangka, Sabtu (11/1/2019).

Para peserta tersebut dibagi kedalam lima gelombang yang dilaksanakan di beberapa Kecamatan dimana Kecamatan Sungailiat, Merawang dan Pemali dilaksanakan di SMPN 2 Sungailiat, Kecamatan Puding dan Bakam dilaksanakan di Desa Saing, Kecamatan Riausilip di Gedung Serba Guna, dan Kecamatan lainnya dilaksanakan di tiap-tiap Kecamatan.

Read More

Ketua BKPRMI Bangka, Hari Subari mengatakan, kegiatan tersebut untuk meningkatkan kapasitas dan kemampuan tenaga pendidik pada TKA/TPA di Kabupaten Bangka.

“Kegiatan yang kita laksanakan ini juga sesuai dengan hasil Rakornas Lembaga Pembinaan dan Pengembangan Taman Kanak-Kanak Alqur’an (LPPTKA) BKPRMI Pusat dalam upaya pemerataan dan peningkatan kualitas, sehingga akan dilaksanakan secara rutin setiap tahun,” ungkapnya.

Ia juga mengatakan, pihaknya akan terus berusaha memenuhi agar seluruh tenaga pendidik TKA/TPA di Kabupaten Bangka seluruhnya memiliki sertifikat pendidik pembelajaran Alqur’an.

“Seluruhnya kita harap bisa ikut Paket A dan memiliki sertifikatnya. Mentor pada pelatihan ini kita datangkan dari luar maupun dalam DPD BKPRMI sendiri,” terang Hari.

Direktur Daerah LPPTKA BKPRMI, Rusli menambahkan, Ijazah Paket A merupakan suatu hal yang penting untuk dimiliki bagi seorang tenaga pendidik. Karena Ijazah tersebut yang menjadi standarisasi dari kemampuan tenaga pendidik bahkan akan menjadi syarat dalam penerimaan tenaga pendidik.

“Kita telah menyiapkan target-target rencana dan capaian kerja kedepannya, dimana kita menargetkan kedepannya seluruh tenaga pendidik TKA/TPA binaan BKPRMI di Kabupaten Bangka telah memiliki Ijazah Paket A ini, disamping juga dengan kapasitas lainnya,” jelas Rusli.

Sementara itu, Camat Riau Silip, Lingga Pranata selaku salah satu tuan rumah pelaksanaan kegiatan itu mengapresiasi terhadap pemberian standarisasi ijazah Paket A bagi para ustad/ ustadzah, dimana perannya sangat penting dalam pengentasan buta aksara Alqur’an bagi generasi kedepannya.

“Semoga jalinan hubungan baik ini, dapat terus berlangsung berjalan untuk mewujudkan generasi tanpa buta aksara Alqur’an, dan tentunya menjadi amal jariah bagi kita semua,” imbuhnya. (mla/3)

Related posts