22 Desa di Beltim Sudah Bagikan BLT Tahap II

  • Whatsapp
Camat Gantung Yusmawandi menyerahakan BLT Tahap II Desa Lenggang.(foto: istimewa).

RAKYATPOS.COM, MANGGAR – Sebanyak 22 Desa di Kabupaten Belitung Timur (Beltim), Provinsi Kepulauan Bangka Belitung, sudah menyelesaikan tahap II pembagian Bantuan Langsung Tunai (BLT), dengan menggunakan Dana Desa.

Di tahap II ini, proses distribusi bantuan lebih lancar dan tidak mengalami masalah berarti.

Tenaga Pendamping Profesional Desa Kabupaten Beltim Trijono Agus Santosa mengatakan, seluruh desa di Beltim sudah lebih siap untuk menyalurkan bantuan ke 6.181 penerima manfaat. Bahkan belajar dari tahap I, pembagian BLT mayoritas sudah menerapkan protocol kesehatan Covid-19.

“Tahap II ini, jauh lebih tertib. Beberapa desa bahkan ada yang memberikan undangan, namun dengan pembagian waktu, sehingga tidak terjadi penumpukan masa dan menerapkan physical distancing,” kata Tri di Kantor Pendamping Desa, kemarin.

Baca Lainnya

Tri didampingi Koordinator Pendamping Desa Muhaimin, menyatakan di tahap II ini, juga tidak ditemukan adanya nama penerima manfaat BLT DD yang juga muncul pada bantuan sosial lainnya. Semua nama sudah sesuai dan tidak terjadi tumpang tindih.

“Alhamdulillah, kawan-kawan di Desa sudah bisa antisipasi dengan melakukan perubahan nama-nama penerima manfaat. Nama-nama yang sebelumnya double sudah dialihkan ke penerima manfaat yang lain,” ujar Tri.

Tri mengungkapkan, pada pembagian tahap I, setidaknya ada 5 desa yang memasukkan nama penerima manfaat BLT DD, namun tetap menerima bantuan di program bantuan sosial lainnya. Akan tetapi, jumlahnya sangat kecil, bahkan bisa dimaklumi.

“Ada yang satu nama, ada yang dua nama sampai 7 nama. Tapi, kami nilai ini sesuatu yang wajar, karena waktunya yang berbarengan, saat di lapangan juga tidak jadi diberikan kalau pun terlanjur uangnya diminta untuk dikembalikan,” ungkap Tri.

Seperti pada pembagian BLT tahap I, tahap II ini, penerima manfaat akan menerima uang tunai sebesar Rp600 ribu per bulan untuk Juli, Agustus, hingga September. Pembagian di 39 desa ditargetkan dapat selesai hingga akhir Juni 2020. (yan/kmf/3).

Related posts