2023, Tenaga Honor Ditiadakan

  • Whatsapp

SUNGAILIAT – Seiring terbitnya Peraturan Pemerintah Nomor 49 Tahun 2018 tentang Manajemen Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK atau P3K), maka mulai tahun 2023 tenaga honor dan tenaga kontrak yang sebelumnya bekerja di lingkungan pemerintahan, ditiadakan.

Kepala Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia Daerah Pemerintah Daerah Kabupaten Bangka, Baharita saat dikonfirmasi tentang hal ini kepada sejumlah wartawan, Kamis (11/7/2019) membenarkan hal tersebut.

“Kalau sekarang kita masih ada tenaga honor, tapi untuk lima tahun kedepan tidak ada lagi tenaga honor. Yang ada itu PNS dan P3K,” katanya.

Dijelaskan Baharita, dengan ditiadakannya tenaga honor ini justru membuka peluang kepada tenaga honor menjadi Aparatur Sipil Negara (ASN) melalui jalur P3K dengan mengikuti seleksi rekrutmen.

“Jadi untuk P3K ini setiap tahun kita adakan tes dan tahun ini sudah mulai. Tapi untuk tahun ini 65 persen P3K dan 35 persen PNS. Dan rekrutmen P3K ini peruntukkannya untuk tenaga honor yang sekarang, bukan untuk umum,” jelasnya.

Terkait jenjang pendidikan tenaga honor di lingkungan Pemkab Bangka yang mayoritas tamatan SMA/SMK, apakah diperbolehkan atau tidak mengikuti seleksi P3K nanti, Baharita belum bisa menjawab hal tersebut. Dengan alasan belum ada penentuan formasi oleh pemerintah pusat.

“Untuk formasi seperti SMA atau apa itu belum kita tentukan, karena kita belum tau formasinya apa dari pusat,” katanya.

Baharita berharap pemerintah pusat banyak memberikan formasi penerimaan P3K kepada pemerintah daerah untuk menutupi 158 orang ASN Pemkab Bangka yang pensiun.

“Kita harap banyaklah formasi untuk penerimaan P3K ini, karena pensiun di kita 158 orang. Paling tidak tenaga honor yang lulus seleksi menjadi P3K nanti bisa menutup kekurangan pegawai kita yang pensiun,” ujarnya.

Mengingat formasi dan jenjang pendidikan rekrutmen P3K sekarang ini, Baharita mengimbau seluruh tenaga honor dan kontrak di Kabupaten Bangka yang masih tamatan SMA/SMK untuk kuliah. Mengingatkan seleksi penerimaan P3K untuk tenaga honor ini dilakukan setiap tahun sampai 5 tahun kedepan.

“Selama lima tahun kedepan tes P3K berlangsung, dipersyaratkan paling tidak ada jenjang karirnya, ada fungsional. Kedepan, pegawai negeri ini pakai pola karir dengan jabatan fungsional tertentu dan jabatan struktural sesuai dengan pendidikannya dan sesuai dengan kriteria pendidikannya,” papar dia.

Ditambahkan Baharita, seleksi penerimaan P3K tahun ini dimungkinkan pesertanya tenaga honor dan kontrak tamatan SMA/SMK, dengan catatan minim peserta tenaga honor lulusan S1 atau lainnya.

“Kalau belum ada dan secara teknis sarjananya kita belum, kemungkinan kita usulkan tenaga honor lulusan SMA dan itupun kalau disetujui pusat,” tandasnya. (2nd/1)

Related posts