2021, Perpustakaan Provinsi Dibangun

  • Whatsapp

PANGKALPINANG – Pada tahun 2021 mendatang, Pemerintah Provinsi Kepulauan Bangka Belitung (Pemprov Babel) berencana membangun perpustakaan menggunakan Dana Alokasi Khusus (DAK) fisik dari APBN.

Demikian dikatakan Wagub Babel, Abdul Fatah usai melakukan pertemuan dengan tim dari perpustakaan nasional, Jumat (4/10/2019). Menurutnya, pembangunan perpustakaan tersebut juga merupakan keinginan pemprov sejak lama.

“Tadi kita sudah bertemu dengan tim dari perpustakaan nasional, ada dari Bapenas dan kementerian keuangan. Alhamdulillah mereka mendukung dan 2021 bisa teralokasikan DAK fisik untuk pengadaan perpustakaan,” kata Fatah.

Berkaitan dengan dukungan dan kelengkapan administrasi lainnya, lanjut dia, akan dipersiapkan oleh Dinas Perpustakaan dan Arsip Daerah Pemprov Babel. “Mudah-mudahan apa yang kita inginkan, dapat segera terwujud,” harapnya.

Tahun depan, lanjut Fatah, Pemprov Babel akan membuat Detail Engineering Design (DED) untuk gedung perpustakaan ini untuk kemudian proses pembangunan dapat dimulai.

Sementara itu, Kepala Dinas Perpustakaan dan Arsip Daerah Pemprov Babel, Asyraf Suryadhin menambahkan untuk DED akan disusun pada tahun 2020.

“Seperti DED nanti akan menyesuaikan dengan anggaran yang dikucurkan dari perpustakaan nasional, DED akan kita usahakan, yang jelas ada kepastian yang disepakati,” tambahnya.

Gedung yang rencananya akan dibangun perpustakaan ini, merupakan gedung cagar budaya, sehingga nantinya akan dibangun tidak mengubah cagar budaya tersebut.

“Alhamdulillah hal-hal masalah bakal dijadikan cagar budaya, posisi sama dengan cagar budaya, sudah kita datangkan tim, mungkin bangunan tetap ada tapi harus kita koordinasi, sebagian bisa kita bangun, bentuk seperti apa, perpustakaan bisa terbangun dan cagar budaya bisa terbangun,” jelasnya.

Jika sesuai rencana pembangunan yang lama, kata Asyraf, perpustakaan ini direncanakan menghabiskan anggaran Rp15 miliar, namun dengan penyesuaian.

“Seharusnya tahun ini tapi karena ada permasalahan kita minta diajukan kembali, tadi sudah dijelaskan 2021 mulai membangun, mudah-mudahan pertemuan ini langkah awal pembangunan perpustakaan Babel,” pungkasnya.(nov/10)

Related posts