2019, Pembangunan Jalan Beltim Habiskan Anggaran Rp38,2 M

  • Whatsapp
Para pekerja sedang melakukan pengaspalan Jalan di salah satu Jalan yang ada di Kabupaten Belitung Timur, menggunakan APBD Kabupaten Belitung Timur Tahun 2019. (foto: istimewa)

Diprioritaskan ke Arah Objek Wisata

MANGGAR – Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kabupaten Belitung Timur (Beltim) membangun jalan sepanjang 26,95 kilometer di tahun 2019 ini. Realisasi jalan terdiri dari pembangunan jalan baru dengan volume 7 kilometer dan 19,95 kilometer peningkatan jalan atau pengaspalan.

Baca Juga

Total anggaran di Tahun 2019 ini, yang berasal dari Dana Alokasi Khusus (DAK) dan APBD Kabupaten Beltim tahun 2019 dihabiskan untuk pembangunan jalan di Beltim tersebut, mencapai Rp 38.215.175.000.

Kepala Bidang Bina Marga Dinas PUPR Idwan Fikri mengungkapkan, pada tahun 2019 setidaknya ada 8 proyek pembangunan jalan yang sudah diselesaikan. Pembangunan jalan diprioritaskan ke arah objek-objek wisata.

“Kita fokus pembangunan jalan untuk menunjang pariwisata dan peningkatan perekonomian masyarakat. Pembangunannya di lima kecamatan di Kabupaten Beltim di luar Kecamatan Damar dengan Manggar,” ungkap Idwan Fikri, di ruang kerjanya, Jum’at (6/12/2019).

Pembangunan ruas jalan di Kecamatan Kelapa Kampit sepanjang 4,6 kilometer. 350 meter untuk lingkungan Puskesmas Kelapa Kampit, 450 meter di Desa Mayang Air Sagu ke arah kebun durian dan Desa Cendil ke arah Sungai Padang Sijuk sejauh 3,8 kilometer.

Untuk Kecamatan Gantung, volume jalan yang dibangun sepanjang 13,9 kilo. Dengan rincian Desa Batu Penyu arah Pantai Gusong Cina sepanjang 3,1 kilo, Desa Limbongan ke arah Tanjung Batu Itam hingga ke Batu Buyung 3,8 kilometer dan Desa Selinsing ke arah Merante sepanjang 7 kilometer.

“Kalau yang dari Manggarawan ke Merante itu pembuatan badan jalan, jadi belum di aspal. Untuk yang di Gusong Cina masih ada sisa sekitar 4 kilometer, sedangkan Limbongan ke arah Tanjung Batu Itam itu sudah tuntas,” jelas Idwan.

Untuk Kecamatan Dendang dan Simpang Pesak volume jalan yang dikerjakan mencapai 6 kilometer. Ruas Simpang Pesak-Batu Itam 4,5 kilometer dan ruas Dendang – Desa Tungkup – Desa Simpang Tiga sepanjang 1,5 kilometer.

“Di Kecamatan Simpang Renggiang kita bangun di Desa Simpang Tiga dengan panjang 1,5 kilometer. Jalan ini untuk akses ke Air Terjun di Air Ruwak, lanjutan tahun kemarin 900 meter sudah kita bangun,” tambahnya.

Selain membangun jalan, Bidang Cipta Marga PUPR juga membangun jembatan. Tahun 2019 ini ada dua proyek jembatan yang dibangu, yakni Jembatan di Depan TK Baptis Kecamatan Manggar dan Jembatan di Desa Batu Penyu Kecamatan Gantung.

2020, Semua Anggaran dari DAK

Sementara itu, untuk rencana pembangunan jalan di tahun 2020 mendatang, Dinas PUPR sudah memperoleh anggaran sebesar Rp 24.341.797.000 untuk pembangunan jalan. Anggaran itu semuanya berasal dari DAK Reguler dan DAK Penugasan.

“Kalau yang dari APBD masih belum final berapa anggaran yang akan diberikan. Kemungkinan masih ada pergeseran anggaran, tapi bisa jadi meningkat dari yang diusulkan,” kata Idwan yang juga sekaligus Pejabat Pembuat Komitmen (PPK) Proyek jalan di Kabupaten Beltim.

Untuk anggaran DAK Reguler sebesar Rp 15.448.417.000 dibagi ke dalam dua paket jalan. Pemeliharaan berkala Jalan Simpang Pesak-Batu Air sepanjang 8,9 kilometer dengan dana Rp 12 milyar lebih. Sedangkan sisanya untuk rehab pemeliharaan jalan Tungkup-Simpang Tiga sepanjang 1,5 kilometer dengan dana sebesar Rp 2,6 milyar.

“Untuk alokasi DAK Penugasan, kita dapat Rp 8.893.380.000 kita arahkan ke struktur jalan ruas Batu Penyu-Gusong Cina. Kita nyambung dari tahun ini lagi dari yang sekarang yakni sepanjang 3,4 kilometer,” ujar Idwan.

Idwan menjelaskan khusus kegiatan yang menggunakan DAK, 5 persen dari anggaran akan dipergunakan untuk anggaran konsultan dan supervisi pengawasan.

“Jadi kalau dulu kita harus menyiapkan anggaran administrasi, kalau sekarang dari DAK itulah yang menanggung. Jadi anggaran untuk konsultan itu semuanya dari DAK itulah, kita dak perlu repot tinggal lelang,” terang Idwan. (yan/kmf/3)

Related posts