2019, Babel Dapat Dana Kelurahan Rp30 Miliar

  • Whatsapp

Satu Kelurahan Bakal Dapat Rp200-300 Juta
Erzaldi Minta Bupati dan Walikota Awasi

PANGKALPINANG- Mulai tahun 2019 mendatang, bukan saja desa yang menerima kucuran dana dari APBN, namun juga kelurahan. Meskipun besaran yang diterima tak sebesar dana desa, namun dana ini diharapkan dapat meningkatkan pemberdayaan masyarakat dan ekonomi di desa dan kelurahan.

Kepala Kanwil Dirjen DJPb Babel Supendi mengatakan penyaluran dana kelurahan ke Babel sebesar Rp 30 miliar untuk tahun 2019 yang akan dibagikan kepada seluruh kabupaten dan kota yang memiliki kelurahan. Rata-rata, satu kelurahan akan mendapatkan Rp200-Rp300 juta.

Dia merinci, dana kelurahan tersebut tersebar di Kota Pangkalpinang sebesar Rp15, 6 miliar, Kabupaten Bangka Rp 6,7 miliar, Bangka Barat Rp 1,4 miliar, Bangka Tengah Rp 2,6 miliar, Bangka Selatan Rp 1, 1 miliar dan Kabupaten Belitung Rp 2,6 miliar.

“Total dana kelurahan yang disalurkan APBN tahun 2019 totalnya Rp 30 miliar, satu kelurahan mendapatkan jatah berbeda tergantung besar kecilnya kelurahan dan potensi serta lainnya,” ujar Supendi usai penyerahan Daftar Isian Pelaksanaan Anggaran (DIPA) dan Dana Transfer Daerah tahun Anggaran 2019, di ruang rapat Pasir Padi Kantor Gubernur Babel, Kamis (13/12/2018).

Supendi menjelaskan, mekanisme penyaluran dana kelurahan berbeda dengan dana desa. Dana kelurahan, katanya masuk pada pos anggaran Dana Alokasi Umum (DAU) kabupaten dan kota, tetapi tidak mengurangi jatah DAU kabupaten dan kota.

“Dana kelurahan ini diperuntukkan untuk pemberdayaan masyarakat khususnya di kelurahan. Setiap kelurahan akan mendapatkan nominal yang berbeda. Hal ini tergantung kriteria kelurahan yang telah ditetapkan,” jelas Supendi.

Sementara itu, untuk dana desa di Babel tahun 2019 dipastikan meningkat jika dibandingkan tahun 2018. Tahun ini dana desa menjadi Rp 309,8 miliar yang diperuntukkan bagi 309 desa.

Dana desa untuk Kabupaten Bangka Rp 59,7 miliar, Bangka Barat Rp 55,8 miliar, Bangka Tengah Rp 55,2 miliar, Bangka Selatan Rp 49,4 miliar, Belitung Rp 46,6 miliar dan Kabupaten Belitung Timur Rp 43,2 miliar.

“Dana desa meningkatkan cukup signifikan, kalau tahun lalu rata-rata menerima Rp800 juta, tahun ini satu desa bisa menerima Rp1 miliar,” imbuhnya.

Dengan alokasi dana yang besar tersebut, Su[emdo berpesan agar desa lebih aktif dan lebih tepat dalam melaksanakan kegiatan dan pemanfaatan dana tersebut.

Dana desa, tambahnya, masih difokuskan untuk kegiatan pemberdayaan masyarakat, pengentasan kemiskinan, mengurangi pengangguran, penyempurnaan padat karya tunai, peningkatan SDM dan pendamping desa.

“Penyaluran berdasarkan pelaksanaan dan capaian output, kita juga berharap kapasitas SDM Desa dan pendamping desa ditingkatkan. Kalau di desanya berkembang ekonominya maju kan bisa menambah pendapatan asli daerah, sehingga daerah juga semakin maju,” harapnya.

Supendi menyarankan, agar setiap desa memiliki satu keunggulan produk yang mampu dipasarkan, sehingga apabila ada 309 desa maka akan saling bertukar produk dalam kegiatan transaksi sehingga ekonomi pun akan meningkat.

“Setiap desa itu misalnya ada one village one product (satu desa satu produk) dan kalau bisa ini berbeda setiap desa sehingga nantinya ada perdaganan produk, kalau sama nantinya persaingan,” ulasnya.

Sementara itu, Gubernur Babel Erzaldi Rosman mengajak bupati dan walikota untuk lebih memperhatikan dan mengawasi pelaksanaan dana desa dan kelurahan, mengingat semakin banyaknya alokasi untuk desa yang diterima.

“Tahun 2019 terjadi peningkatan dana yang diterima, khususnya desa. Pemanfaatan dana desa yang selama ini kurang pengawasan dapat distressing oleh bupati untuk mengawasi lebih jauh,” ujarnya.

Erzaldi meyakini dengan dana yang diterima ini desa dan kelurahan dapat lebih maju lagi dan lebih makmur, yang sejalan dengan nawacita presiden membangun Indonesia dari pinggiran.

“Tahun ini, rata-rata desa dapat Rp 1,002 miliar, artinya peningkatan dahsyat dari Rp 800 miliar pada tahun lalu, kalau bisa dimanfaatkan optimal, saya yakin dan percaya pembangunan di desa akan sangat menggeliat,” tandasnya.(nov/10)

Related posts