2018, PT Timah Untung Rp531 Miliar

  • Whatsapp

Bagikan Dividen Rp185 M
Tambah Satu Direktur Baru

JAKARTA– PT Timah Tbk membagikan dividen sebesar Rp185,97 miliar kepada pemegang saham atau 35 persen dari laba bersih perusahaan di tahun 2018. Adapun nilai per lembar saham perusahaan holding pertambangan itu sebesar Rp24,97.

Keputusan tersebut disetujui dalam Rapat Umum Pemegang Saham (RUPS) tahunan untuk tahun buku 2018 di Hotel Pullman Jakarta, Selasa (23/4/2019).

Dalam RUPS, perseroan juga disebutkan berhasil membukukan laba bersih yang diatribusikan kepada pemilik entitas induk sebesar Rp531.359.214.004.

Direktur Utama PT Timah Tbk Mochtar Riza Pahlevi Tabrani mengatakan strategi peningkatan kinerja telah dilaksanakan secara konsisten. Hal ini dapat dilihat dari peningkatan kinerja keuangan maupun kinerja operasi.

“Dalam hal produksi logam, TINS juga meningkatkan kapasitas washing plant untuk dapat menampung bijih timah dari pertambangan rakyat. Yang tak kalah penting, TINS akan meningkatkan cadangan dari tambang milik mereka,” kata Riza.

Dia menjelaskan per Oktober 2018 yang lalu tercatat, total cadangan aluvial TINS sebesar 415.358 ton atau masih bisa bertahan sampai 10 tahun ke depan.

“Manajemen optimis kinerja PT Timah pada tahun 2019 akan meningkat seiring dengan membaiknya tata kelola pertimahan di Indonesia, terutama dengan dukungan regulasi dari pemerintah,”kata Riza.

Di lain sisi, dia juga optimis target laba bersih Rp1,2 triliun perusahaan holding pertambangan itu di tahun 2019 dapat tercapai. Laba tersebut mempertimbangkan target penjualan yang diprediksi akan cukup bagus.

Untuk mencapai target tersebut, PT Timah kata Riza merancang sejumlah strategi pertama, meningkatkan tingkat keyakinan terhadap besar cadangan timah yang ada di Izin Usaha pertambangan (IUP) perseroan dan memfokuskan aktivitas penambangan di lokasi yang cadangannya relatif mudah.

“Kita juga melakukan percepatan produksi bijih timah menjadi logam melalui peningkatan kapasitas, produktivitas, efektivitas dan efisiensi di seluruh mata rantai yang ada. Meningkatkan kapasitas dan kapabilitas penjualan kepada target market dunia potensial, meningkatkan besar modal kerja yang murah untuk menunjang keseluruhan aktivitas operasional bisnis,” kata Riza.

Selanjutnya, kata dia, PT Timah meningkatkan kapasitas human capital dan sinergi bisnis dan operasi dengan seksama anggota holding pertambangan dan anak perusahaan.

Sementara itu, dalam RUPS Tahun Buku 2018 itu, PT Timah Tbk memutuskan untuk mengangkat satu direktur baru.

Sekretaris Perusahaan PT Timah Tbk, Amin Haris Sugiarto menjelaskan penambahan direktur baru dilakukan seiring adanya perubahan nomenklatur yaitu pemisahan antara Direktorat Pengembangan Usaha dan Niaga menjadi dua Direktorat yaitu Direktorat Pengembangan Usaha dan Direktorat Niaga.

“Untuk memimpin Direktorat Niaga dipercayakan kepada Purwoko untuk menduduki jabatan sebagai Direktur Niaga. Sedangkan Direktur Pengembangan Usaha tetap dipimpin Trenggono Sutioso,”kata Amin Haris, Rabu sore.

Selain itu, menurut Amin, dalam RUPS tersebut perubahan juga terjadi pada nama Direktorat SDM dan Umum yang menjadi Direktorat Sumber Daya Manusia.

“Perubahan Pengurus Perseroan juga terjadi pada jajaran Dewan Komisaris dimana Satriya Hari Prasetya digantikan oleh Bambang Sunarwibowo,”kata Amin. (fan)

Related posts