2017, Pemprov Terima Dividen Rp 5,3 Miliar

No comment 147 views

PANGKALPINANG – Tahun 2017, Pemprov Babel menerima dividen atau bagian laba atas penyertaan modal pada perusahaan (perbankan) sebesar Rp5.306.417.427,05, jumlah ini hanya 62,43 persen dari target sebesar Rp 8,5 M.

Sekda Pemprov Babel Yan Megawandi, dalam rapat optimalisasi pendapatan daerah beberapa waktu lalu berharap, agar tahun ini dividen bisa lebih baik dan menjadi salah satu sumber pendapatan bagi Pemprov Babel, selain pajak daerah, retribusi dan lainnya yang sah.

Ia menyebutkan, untuk dividen dari penyertaan modal di Bank Sumsel Babel, pada tahun 2017 lebih rendah dibandingkan tahun 2016, dimana pada 2016 deviden yang diterima sebesar Rp4.984.331.431,77 sedangkan di 2017 menjadi Rp4.668.351.219,05. Dengan jumlah modal Pemprov yang ada di Bank daerah ini mencapai Rp40.377.000.000.

Sementara di Bank Syariah Bangka Belitung (BPRS) dengan modal Rp3,6 M, Pemprov mendapatkan deviden pada tahun 2017 sebesar Rp431.998.800. “Di PT Jamkrida Babel dengan penyertaan modal Rp20 M, pada tahun 2017 Pemprov juga mendapatkan deviden sebesar Rp206 juta,” sebut Yan.

Ia menyebutkan, Pemprov pada tahun 2017 lalu berencana menambah modal pada beberapa Bank, namun terkendala aturan sehingga rencana penyertaan modal di batalkan. “Kami minta kalau ada skenario kami diberitahukan sehingga tidak menyalahi aturan, kemarin kami sudah melakukan kajian dan konsultasi dengan OJK,” pintanya.

Pimpinan Bank Sumsel Babel, Cabang Pangkalpinang, Febriansyah menjelaskan, penurunan dividen yang diterima Pemprov Babel, dikarenakan tidak ada penambahan saham dari Pemprov.
“Hal tersebut karena ada penurunan share, karena tak pernah ada setoran sehingga share Pemprov turun, kalau dilihat dari laba, kita meningkat,” terangnya.

Ia berharap, Pemprov bisa melakukan penambahan saham, sehingga pendapatan deviden akan semakin meningkat, penambahan saham juga tandasnya memberikan peluang bagi bank untuk ekspansi penyaluran kredit dan konsumtif.

“Sejak menyertakan modal pemprov secara total sudah mendapatkan deviden sebesar Rp 30,5 miliar dari Bank Sumsel Babel, sementara modal pemprov sendiri baru Rp40,3 miliar, artinya sudah 75 persen balik modal,” tukasnya seraya menyebutkan kontribusi jasa giro, hampir Rp 6 miliar selama 2017.

Direktur BPRS Babel, Helliyuda menyebutkan, untuk penyertaan modal Pemprov dengan saham Rp3,6 M, Pemprov sejak 2012 hingga 2017 sudah menerima deviden total sebesar Rp3,06 M.

“Dengan saham Rp3,6 miliar, selama 2012-2017 pemprov sebetulnya sudah balik modal, kami juga berharap penyertaan modal bisa bertambah,” kata Helliyuda. (nov/10)

No Response

Leave a reply "2017, Pemprov Terima Dividen Rp 5,3 Miliar"