2 Crosser Australia Jajaki Sirkuit Gang Maras

  • Whatsapp
Salah satu croser asal Australia saat menjajal sirkuit Gang Maras MX Team Sungailiat, dalam sesi latihan Kamis kemarin (2/3/2017). Latihan ini jelang MXGP yang akan digelar besok di sirkuit belakang GOR Sahabudin Kota Pangkalpinang. (Foto: Zuesty Novianti)

Kapolda Imbau Penonton MXGP Bermotor

SUNGAILIAT – Menjelang Indo Motocross Grandprix (MXGP) World Championship yang mulai digelar hari ini 3 Maret 2017 dengan latihan bersama di sirkuit belakang GOR Sahabudin Kota Pangkalpinang, dua crosser asal Australia dan Tim Gondon’s Racing Products Bandung yakni Nathan Crawford(19), Aaron Tanti (18) lebih dulu menjajaki sirkuit Gang Maras MX Team Sungailiat, Kamis kemarin (2/3/2017).
Aksi dua crosser muda dengan mengendari trail Hasky Farna dan Kawasaki 250 CC itu, tak pelak menjadi perhatian masyarakat di sekitar sirkuit Gang Maras. Warga berbondong-bondong ingin menyaksikan pembalap Australia yang ikut serta dalam MXGP.
Namun, setelah menyelesaikan berkali-kali putaran sirkuit Gang Maras MX Team, crosser juara 10 besar Australia, Nathan Crawford sempat terjatuh saat melintas rintangan sirkuit.
Manager Gordon’s Racing Products Bandung, Asep Halim, mengatakan, tim crosser asal Australia itu yakni Nathan Crawford dan Aaron Tanti sengaja mengelar latihan di Sirkuit Gang Maras MX Tim Sungailiat untuk persiapan menghadapi MXGP. Menurut dia, kedua pembalap sudah siap berlaga MXGP nanti.
“Kita selaku tim pendamping mempersiapkan motor standart full, sedang semua spartpart dari blok mesin, piston, suspensi dan teknisi dibawa dari Australia,” ujarnya kepada wartawan di sela-sela latihan.
Ketika ditanya, terkait insiden terjatuhnya Nathan Crawford saat latihan, kata Asep hal tersebut sudah biasa. “Kejadian seperti itu hal yang biasa dialami pembalap dan selesai MXGP, Crosser Nathan akan dipersiapkan untuk mengikuti kejuaraan motor trail di Australia,” tukasnya.
Sedangkan pemilik Sirkuit Gang Maras MX Team Sungailiat, Akhiong mengatakan owner Gondon’s Racing Products Bandung, Acca sempat menelpon dirinya untuk meminta izin latihan dua crosser asal Australia yang akan turun di MXGP Pangkalpinang.
“Saat itu, saya ditelpon Pak Acca, mau pinjam sirkuit untuk latihan sebelum MXGP,” ujarnya.
Akhiong mengaku senang, dan bangga, ada crosser asal Australia latihan di sirkuit miliknya. Sehingga tentu hal ini akan dapat memotivasi para pembalap di Bangka, selain untuk mempromosikan keindahan wisata Pulau Bangka kepada croser luar negeri.
“Usai latihan kedua croser merasa senang, karena sirkuit ini memang dibangun dengan standart nasional,” jelas pengusaha ini.

Kapolda Sidak Sirkuit
Sementara itu, Kapolda Babel, Brigjen Pol Anton Wahono Sudarminto didampingi Wakapolda, sejumlah perwira polisi dan Walikota Pangkalpinang kemarin meninjau sirkuit MXGP di belakang GOR Sahabudin.
Kapolda diwakili Kabid Humas AKBP Abdul Mun’im mengatakan, ribuan penonton dipastikan akan memadati GOR Sahabudin mulai hari ini, besok 4 Maret dan 5 Maret 2017 untuk menyaksikan para crosser terbaik dunia berlenggang pertama kali di Pangkalpinang. Selain penonton, stadion juga akan disesaki kendaraan roda dua maupun roda empat. Sehingga diprediksi akses menuju ke arena balap juga akan mengalami kemacetan dengan bertumpuknya kendaraan yang melintas di jalan itu.
Namun demikian masyarakat tidak perlu khawatir dengan hal itu lantaran Polda Babel sudah mempunyai strategi khusus untuk mengatur kendaraan, agar tidak bertumpuk di ruas jalan. Selain dilakukan pengalihan arus lalu lintas, masyarakat diminta untuk tidak membawa kendaraan roda empat memasuki areal balap berkelas internasional itu.
“Himbauan bapak Kapolda kepada masyarakat yang akan menyaksikan MXGP supaya menggunakan kendaraan bermotor roda 2 dan bukan menggunakan mobil karena parkir di sekitar lokasi terbatas. Ini juga sebagai langkah antisipasi agar tidak terjadi kemacetan dan bertumpuknya kendaraan,” katanya kepada Rakyat Pos, Kamis (2/3/2017).
Selain ditonton oleh masyarakat Babel, balapan motor para crosser yang berasal dari luar negeri itu juga dihadiri oleh para mekanik dan pendukungnya.
“Pendukung pebalap luar negeri sudah mulai banyak berdatangan di Kota Pangkalpinang, pengamanan yang kita lakukan bersama TNI sudah dimulai sejak 2 Maret 2017,” ungkapnya.
Untuk itu, Kabid Humas mengimbau kepada seluruh masyarakat selalu menjaga situasi agar tetap kondusif dan tertib ketika menonton balapan.
“Harapannya, semoga pelaksanaannya dapat berjalan dengan aman, tertib dan lancar. Seluruh penonton dapat menonton secara tertib dan hati-hati di sekitar lokasi sirkuit,” pungkasnya. (2nd/bis/1)

Related posts