16 Calon Kepala Dinas di Tes Buat Makalah

  • Whatsapp
Calon Kepala Dinas Pemkab Beltim sedang mengikuti ujian membuat Makalah dengan cara tulis tangan.(foto: istimewa)

MANGGAR – Sebanyak 16 orang calon Kepala Dinas atau Kepala Badan yang menjadi peserta Seleksi Terbuka Jabatan Pimpinan Tinggi Pratama (JPTP) di Lingkup Pemkab Belitung Timur, Provinsi Kepulauan Bangka Belitung di tes menulis Makalah, dalam Uji Kompetensi bidang Penulisan Makalah.

Ke-16 peserta ujian buat Makalah yang berlangsung di Gedung Seleksi JPTP BKPSDM Kabupaten Belitung Timur, Sabtu (23/2/20) lalu tersebut adalah yang lulus atau memenuhi kriteria nilai minimal dalam assestment minggu lalu. Setiap jabatan maksimal diambil 4 peserta dengan nilai assesmen terbaik.

Read More

Ada pun nama-nama yang lulus Amrullah, Mudiarsono, Oktori dan Syahril untuk jabatan Kepala Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil. Halifa, Novies Ezuar, Oripantoro dan Ronny Setyawan untuk Jabatan Kepala Dinas Lingkungan Hidup.

Untuk Dinas Perpustakaan yang lulus terdiri dari Amirudin, Hendri, Herial dan Yuli Arwena. Sedangkan untuk Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang, Aifi Sidky, Idwan Fikri, Novrizal dan Sumarno.

Sekretaris Panitia Seleksi (Pansel) JPTP, Wiwiek Lestari menjelaskan, peserta yang dinyatakan lulus ke tahap penyusunan makalah berdasarkan penilaian pada seleksi administrasi, rekam jejak dan assemen.

“Ada yang sudah memenuhi kriteria, ada yang masih belum. Kalau jumlah nilai yang tahu itu pansel dengan assessor, kita hanya seketariat,” jelas Wiwiek.

Ditambahkannya, dalam Seleksi Terbuka JPTP setidaknya ada 5 seleksi yang akan diikuti yakni administrasi, rekam jejak, assesmen, makalah dan wawancara. Besaran bobot nilai untuk masing-masing tahapan seleksi pun berbeda-beda.

“Dulu memang assesmen yang paling besar, kalau sekarang yang paling besar bobotnya itu di seleksi wawancara kalau tidak salah sekitar 35 persen. Nanti keseluruhan nilai akan menentukan untuk masuk tiga besar,” tambah Wiwiek.

Dalam proses seleksi wawancara, peserta harus membuat makalah 10 halaman selama kurang lebih 8 jam. Makalah harus ditulis tangan dan tidak boleh dibantu saat pengerjaan.

“Isi makalah merupakan penjabaran rencana kerja yang kongkrit, jelas dan terukur terkait tupoksi jabatan yang diminati untuk mewujudkan visi misi Pemkab Beltim seperti yang tertuang dalam RPJMD dan Renstra Kabupaten,” ujar Wiwiek. (yan/kmf/3)

Related posts