by

1500 Relawan Gelar Apel Siaga

Relawan sedang melakukan penanaman bibit mangrove di Pantai Desa Penyak, Kecamatan Koba, Bangka Tengah. Kegiatan ini dilakukan sebagai wujud tekad dan komitmen untuk mengantisipasi serta mengurangi risiko bencana di Provinsi Kepulauan Bangka Belitung.(foto: tamimi).

Komitmen Kurangi Risiko Bencana

KOBA – Sebanyak 1.500 relawan, menggelar apel siaga dalam rangka menyatukan tekad dan komitmen untuk mengantisipasi serta mengurangi risiko bencana khususnya di Desa Penyak, Kecamatan Koba, Bangka Tengah, umumnya di Provinsi Kepulauan Bangka Belitung.

Turut hadir dalam kegiatan Selasa (9/10/2018) tersebut, Direktur Pemberdayaan Masyarakat BNPB RI, Wakil Bupati Bangka Tengah, Kepala BPBD Provinsi, Kepala BPB dan Kesbangpol Bangka Tengah serta para relawan Se- Bangka.

“Apel siaga bencana ini dilaksanakan pada setiap provinsi, kita mulai dari Babel nanti juga akan dilaksanakan di provinsi lain,” ujar Direktur Pemberdayaan Masyarakat BNPB RI, Lili Kurniawan kepada Babel Pos disela-sela kegiatan apel siaga bersama, Selasa (09/10/2018) di Desa Penyak, Koba, Bangka Tengah.

Dikatakannya, selain digelarnya apel bersama, kegiatan itu juga merupakan ajang silaturrahim para relawan penanggulangan bencana sebagai bentuk kekompakan dan tekad yang kuat untuk mengurangi risiko bencana di daerah.

“Para relawan ini adalah ujung tombak dan mereka adalah garda terdepan untuk terus siaga dan menyampaikan terkait dengan penanggulangan bencana dan pola penangananan bencana,” katanya.

Ditambahkannya kehadiran para relawan itu tidak hanya saat terjadi bencana alam saja akan tetapi juga memberikan sosialisasi kepada masyarakat dalam rangka meningkatkan budaya sadar bencana.

“Kegiatan ini sangat penting untuk membangun sinergitas karena BPB adalah komando di daerah untuk membangun kekuatan bersama dengan sumber daya manusia yang ada dalam mengatasi kejadian bencana,” tambahnya.

Ia mengatakan, saat ini masih ada lima kabupaten/kota yang belum ada BPB termasuk Kabupaten Bangka Tengah masih bergabung dengan Kesbangpol.

“Pada 2019 nanti kita menargetkan semua daerah sudah ada Badan Penanggulangan Bencana Daerah sendiri karena ini sangat penting apalagi untuk daerah yang rawan bencana. Badan ini menjadi komando terdepan untuk mengatasi bencana,” tuturnya. (ran/3).

Comment

BERITA TERBARU