by

14 Wirausaha Muda Dapat Bantuan Kementerian

Mulai Rp10-13 Juta

PANGKALPINANG- Sebanyak 14 Usaha Mikro Kecil Menengah (UMKM) di Bangka Belitung (Babel), mendapatkan bantuan permodalan dari Kementerian Koperasi dan UMKM sebesar Rp10-13 juta. Bantuan modal yang diberikan tersebut, tergantung proposal yang diajukan oleh UMKM.

Kepala Dinas Koperasi dan UMKM Pemprov Babel, Elfiyena mengatakan, UMKM yang mendapatkan bantuan ini, syaratnya harus sudah mengikuti pelatihan kewirausahaan yang digelar Kementerian Koperasi atau provinsi dan kabupaten dan kota.

“Kita mengirimkan beberapa tahap, pertama 50 UMKM dan kemudian 25 UMKM, yang sudah disetujui kementerian baru 14 sudah di-SK-kan,” kata Elfiyena kepada wartawan, Rabu (18/7/2018).

Ke-14 UMKM ini menerima bantuan sekitar Rp 10- 13 juta, sesuai proposal yang diajukan oleh UMKM, yang akan dimanfaatkan untuk membantu permodalan pelaku usaha yang baru berdiri, paling tidak dua tahun dan sudah memiliki izin. “Proposal yang kita ajukan diverifikasi deputi pembiayaan, mudah-mudahan sisanya bisa disetujui kementerian,” ujarnya.

Elfie menegaskan, pelaku UMKM di Babel untuk bisa memanfaatkan kesempatan ini, dengan mengajukan proposal ke dinas terkait, yang nantinya akan diteruskan ke provinsi, kemudian baru dikirim ke pusat.

Sementara itu, Kasi Pengembangan Penguatan dan Perlindungan Usaha Koperasi, Fred Ferdiansyah menambahkan, yang diusulkan kemarin terdiri dari Kabupaten Bangka sebanyak 13 UMKM, Pangkalpinang 4, Bangka Selatan 14, Bangka Barat 14 dan Bangka Tengah sebanyak 30 UMKM.

“Yang disetujui semuanya dari Bangka Tengah yakni 14 UMKM. Untuk Belitung mereka langsung kirim ke pusat dan tidak diakomodir, karena syaratnya dari kabupaten dikirim ke provinsi dulu, harus melalui kita,” jelas Fred.

Syarat UMKM yang bisa mengajukan proposal ini, kata Fred adalah unit usaha yang sudah berdiri dua tahun. Selain itu, harus memiliki izin usaha UMKM dan usia maksimal 45 tahun. “Kalau belum pernah ikut pelatihan kewirausahaan, tidak bisa, karena itu syaraf utamanya, yang jelas harus diadakan Kementerian Koperasi UMKM dan dinas koperasi UMKM di daerah,” terangnya.

Usaha yang diutamakan mendapat bantuan ini, kata dia, adalah unit usaha yang bersifat produksi, misalkan pembuatan getas, ataupun olahan lainnya. “Ijazah minimal SMP, punya NPWP, KTP, dan punya nomor rekening yang masih aktif,”katanya menyebutkan syarat lainnya.

Penerima bantuan, tambah dia, juga diwajibkan menyampaikan laporan per semester selama dua tahun dan dana ini tidak kembalikan. “Tahun lalu ada tiga orang, mudah-mudahan tahun ini nambah dan semakin banyak pelaku UMKM yang menyampaikan semoga semakin banyak banget yang terbantu,”ujarnya.

Dia berharap, dinas terkait di kabupaten dan kota untuk dapat lebih mensosialisasikan hal ini kepada pelaku UMKM. “Sosialisasi sudah kita laksanakan, menyurati ke dinas kabupaten dan kota untuk mensosialisasikan ke UKM binaan yang butuh modal, untuk bisa membuat proposal agar bisa diakomodir oleh kementerian,” tambahnya.(nov/10)

Comment

BERITA TERBARU