126 Ribu Orang Pangkalpinang Target Narkoba

  • Whatsapp

Barang Bukti 1,6 Kg Sabu Bebek Diblender
Molen: Pangkalpinang Harus Nol Narkoba

PANGKALPINANG – Badan Narkotika Nasional Kota (BNNK) Pangkalpinang bersama unsur muspida memusnahkan barang bukti (BB) narkotika jenis sabu-sabu sebanyak 1,6 kg dari hasil pengungkapan tersangka Zainal Abidin alias Bebek belum lama ini.
Pemusnahan narkoba dengan cara diblender tersebut dilakukan di halaman Kantor Walikota Pangkalpinang, Rabu (23/10/19). Turut menyaksikan Walikota Pangkalpinang, Maulan Aklil beserta Forkopimda maupun pejabat vertikal dan daerah Provinsi Bangka Belitung.
Walikota mengatakan narkoba merupakan musuh bersama, untuk itu harus dilakukan pemberantasan dengan tuntas.

“Ini merupakan PR kita untuk memberantas narkoba bersama sama. Kita harus bersinergi,” ajak pria yang biasa disapa Molen ini.
Katanya, Pemkot Pangkalpinang tetap bersinergi dan sudah berkomitmen untuk memberantas narkoba di wilayahnya.
“Pangkalpinang harus nol narkoba,” tegasnya.

Molen sangat mengapresiasi kerja keras pihak BNN Pangkalpinang atas penangkapan 1,6 kilogram sabu-sabu ini, sehingga telah menyelamatkan generasi muda dari bahaya narkotika. Menurutnya, sekitar 126 ribu orang di Pangkalpinang menjadi target pasar narkoba.

“Ini yang kedua kalinya pemusnahan barang bukti dilakukan di sini. Kita sangat mengapresiasi kerja keras Pak Ichlas dan kawan-kawan semua terhadap penangkapan sabu-sabu ini. Jangan berani macam-macam para bandar narkoba di Kota Pangkalpinang,” ucapnya.
Kepala BNNK Pangkalpinang, AKBP Ichlas Gunawan mengungkapkan, barang bukti yang dimusnahkan tersebut kurang lebih 1,6 kg narkotika jenis sabu.
“Semua total sebanyak 1,8 kg sabu. Kita sisihkan sebagian untuk pemeriksaan di lab dan selanjutnya akan dibawah ke persidangan,” jelasnya.

Dia menyebutkan, BNN Kota Pangkalpinang selaku penyidik berkewajiban untuk memusnahkan barang bukti maksimal tujuh hari ketika Kejari sudah menentukan pemusnahan terhadap barang ini.
“Barang bukti ini kami dapatkan dari salah seorang tindak pidana dengan TKP di Kelurahan Pasir Putih, Pangkalpinang pada tanggal 12 Oktober kemarin,” bebernya.

Kepala KSOP Pangkalbalam, Izuar menambahkan, untuk mengantisipasi masuknya narkoba melalui jalur laut pihaknya siap bersinergi dan akan mendukung BNNK Pangkalpinang.
“Kami dari KSOP Pelabuhan Pangkalbalam siap bersinergi memerangi masuknya narkoba melalui jalur laut,” katanya.
Diakuinya, Bangka Belitung saat ini rawan narkoba dan sudah terbukti dihari hari sebelumnya telah banyak penangkapan tersangka maupun barang bukti narkoba oleh BNN.
“Masuknya narkoba banyak melewati jalur tikus. Saat ini kami (KSOP) sudah menyiapkan kapal kapal kecil jika itu diperlukan. Kami siap membantu BNN maupun Pemkot Pangkalpinang untuk memberantas narkoba. Kami siap bersinergi,” tukasnya. (bum/1)

Related posts