122 Anggota Polres Tes Psikologi Pemegang Senpi

  • Whatsapp
Sebanyak 122 anggota Polres Bangka Selatan (Basel) mendengarkan pengarahan dari Kapolres Basel sebelum menjalani tes psikologi berkala pemegang senjata api bertempat di Gedung Aula Pertemuan Polres Basel, Senin (27/2/2017).(foto: raw).

TOBOALI – Sebanyak 122 anggota Polres Bangka Selatan (Basel) melaksanakan tes psikologi berkala bagi pemegang/calon pemegang senjata api (senpi) dinas dan seluruh rersonil Polres Basel Pada umumnya bertempat di Gedung Aula Pertemuan Polres Basel, Senin(27/2/2017).
Kapolres Basel, AKBP Satria Riskiano saat membuka kegiatan menjelaskan, tes psikologi ini dilakukan untuk mengetahui keadaan psikologi personil masing-masing agar dalam pelaksanaan tugas kepolisian berjalan dengan semestinya.
Ia menyebutkan, melalui tes ini diharapkan kesatuan mendapatkan data psikologi mulai dari tingkat kecerdasan, intelektual, emoisional, pengendalian diri dalam bertugas. “Dengan kegiatan ini, diharapkan kesatuan dapat mengetahui tingkat kecerdasan, intelektual, tingkat emosional, pengendalian diri, penyesuaian diri dalam bertugas terutama bagi personil yang dipercaya untuk memegang senjata api. Dalam tes ini, yang diukur adalah sikap atau perilaku anggota,” terang Kapolres.
Satria menambahkan, hasil yang diperoleh masing – masing personil akan menentukan kelayakan personil yang menggunakan senpi nantinya. Namun, ini hanya salah satu persyaratan saja, bukan berarti personil tersebut harus memegang senpi.
“Ini hanya salah satu syarat saja. Ingat!! hanya salah satu syarat saja,” tegas kapolres.
Menurutnya, kelayakan personil untuk memegang senpi juga harus mendapat rekomendasi dari pejabat Polres serta kelengkapan administrasi lainya.
Tes ini, diselenggarakan oleh Polda Bangka Belitung yang dilaksanakan oleh AKP Jarot Budi Purnomo, Ksbpsipers Bagpsi Ro SDM Polda Babel didampingi AKP Alief RB Aji. “Ini merupakan kegiatan rutin dan berkala Polda Babel di Polres Jajaran Polda Kepulauan Bangka Belitung dalam rangka pemberian pelayanan terhadap personil di kewilayahan,” ungkap Jarot. (raw/3).

Related posts