121 Km Jalan Provinsi di Belitung Akan Dilebarkan

  • Whatsapp
Noviar Ishak

PANGKALPINANG- Pemprov Kepulauan Bangka Belitung (Babel) akan melakukan pelebaran jalan provinsi di Pulau Belitung. Pelebaran jalan bersumber dari dana APBN dengan pola program peningkatan pemeliharaan jalan provinsi (Provincial Road Improvement and Maintenance/PRIM).

Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Pemprov Babel, Noviar Ishak mengatakan, Pemprov Babel mendapatkan jatah pembangunan jalan PIRM yang dananya dikucurkan dari APBN tetapi dibayarkan setelah dikerjakan. Artinya provinsi yang terlebih dahulu menalangi angagran pembangunan jalan tersebut.

“Saya pikir ini menarik, karena kita untuk mendapatkan proyek ini cukup berat, banyak syarat yang harus diseleksi dan dipenuhi. Kita juga disurvei layak atau tidak menerima proyek ini,” kata Noviar kepada wartawan dalam Workshop Pengadaan Barang dan Jasa PHJD/PRIM kepada Penyedia Jasa dan Masyarakat, Selasa (11/12/2018).

Dia menyebutkan, proyek ini nanti sistemnya sama dengan proyek pada umumnya, melalui proses tender, lelang dan lainnya. Hanya saja ketika pekerjaan dikerjakan, lanjut dia, terlebih dahulu menggunakan dana Provinsi Babel, setelah disurvei dan dicek bahwa betul dikerjakan maka baru diganti oleh pemerintah pusat.

“Jadi PRIM ini, kita dapat untuk kawasan strategis pembangunan nasional, Belitung karena ada KEK, nanti dana talangan, kita bayar dulu kalau kerja bagus dananya dikembalikan, uang muka dicairkan diganti, agak ribet memang karena pusat selain awasi pekerjaan, saya pun diawasi oleh tim PUPR,” jelasnya.

Dana yang dikucurkan pusat senilai Rp260 miliar yang dibagi dalam tiga tahun. Untuk tahun pertama di 2019 Pemprov Babel, katanya akan menerima sebesar Rp80 miliar untuk pembangunan jalan sepanjang 121 kilometer di Belitung.

“Nanti kita kerjakan, kalau pekerjaannya bagus, hasilnya baik, kita dapat insentif 10 persen dari kucuran awal, lumayan ini masuk ke pendapatan lain-lain yang sah, tetapi kalau pekerjannya jelek, kita risiko kehilangan dana jika main-main, makanya saya tekankan kepada kontraktor konsultan untuk betul-betul bekerja maksimal,” tegasnya.

Jalan sepanjang 121 kilometer ini, terdiri dari peningkatan jalan di Desa Membalong sepanjang 13 kilometer dan pemeliharaan rutin 108 kilometer untuk ruas jalan provinsi yang ada di Belitung. “Kalau untuk peningkatan jalan di Membalong ini sepanjang kurang lebih 50 kilometer, tetapi tahun pertama ini sepanjang 13 kilometer, nanti sisanya bertahap,” imbuhnya.

Noviar berharap, proyek jalan tersebut sudah ditenderkan Desember 2018 atau Januari 2019, sehingga pada Maret sudah ada kontrak dan proyek mulai dikerjakan. Dia mewanti-wanti, agar kontraktor yang mengikuti lelang dan pemenang nantinya adalah kontraktor yang memang kredibel dan berkualitas.

“Dengan peningkatan jalan ini akan meningkatkan kualitas Belitung sebagai daerah tujuan wisata. Wisatawan yang datang tentunya akan merasa lebih nyaman dengan kondisi jalan yang lebih baik. Masyarakat Belitung pun uga enak diajak kompromi untuk pembebasan lahan, hingga saat ini tidak ada masalah terkait pembebasan lahan yang akan digunakan untuk jalan provinsi atau jalan nasional,” katanya.(nov/10)

Related posts