11 Bakal Paslon Daftar 3 Pilkada

No comment 1384 views

REOG – Pasangan Bakal Calon Walikota dan Wakil Walikota Pangkalpinang, Endang Kusumawaty-Ismiryadi menghadirkan kesenian Reog Ponorogo saat mengiringi pendaftaran mereka ke KPU Pangkalpinang, kemarin. Pasangan berjargon EKSIS ini mendaftar dihari terakhir, disusul pasangan RINDU (Rinaldi-Sarjulianto) melalui jalur perseorangan. Sementara di Kabupaten Belitung, empat pasangan mendaftar hampir bersamaan, kemarin. Tampak komisioner KPU Belitung menyerahkan tanda terima pendaftaran kepada pasangan Sanem-Isyak. (Foto: Budi Susanto/Bastiar Tiyanto)

Hanya 26 Kursi DPRD Terpakai di Pilwako
Berkas Paslon Pilkada Bangka Lengkap

PANGKALPINANG – Pendaftaran bakal pasangan calon (paslon) dalam tahapan tiga Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) Serentak tahun 2018 di Provinsi Bangka Belitung (Babel), usai sudah. Pendaftaran yang dibuka KPU sejak 8-10 Januari 2018 itu mencatat sebanyak 11 pasangan bakal calon kepala daerah mengikuti Pilkada di Babel. Diantaranya empat pasangan mendaftar di Pilkada Kota Pangkalpinang, tiga pasangan di Kabupaten Bangka dan empat pasangan bakal calon di Kabupaten Belitung.
Hanya ada satu pasangan bakal calon kepala daerah yang mendaftar tanpa menggunakan partai politik, yakni di Pilkada Kota Pangkalpinang. Pasangan yang melalui jalur perseorangan itu adalah Rinaldi Abdullah-Sarjulianto (RINDU).
Sedangkan tiga bakal paslon lainnya yang sudah diterima pendaftarannya oleh KPU Pangkalpinang yaitu Maulan Aklil-Muhammad Sopian, Saparudin-Edison Taher, serta Endang Kusumawaty-Ismiryadi. Dan jika tidak ada aral merintang dan sanggup memenuhi persyaratan yang ditentukan, empat pasangan bakal calon itu akan ditetapkan menjadi calon oleh KPU Pangkalpinang pada 12 Februari 2018 mendatang.
Ketua KPU Pangkalpinang M Yusuf saat menggelar jumpa pers di Sekretariat KPU, Rabu (10/1/2018) mengatakan, untuk maju dalam Pilkada melalui jalur parpol setiap bakal Paslon harus diusung minimal enam kursi di DPRD Pangkalpinang. Sedangkan melalui jalur perseorangan sesuai dengan DPT pada pemilihan Gubernur Babel 2017, minimal harus mendapat dukungan 10 persen suara DPT yaitu 13.708.
“Tiga Paslon yang sudah menyerahkan persyaratan calon dan kursi yang terpakai sudah 26 kursi. Tinggal empat kursi dan empat kursi tidak akan mungkin lagi mengusung calon karena syaratnya enam kursi,” kata Yusuf.
Dilanjutkannya, pada pendaftaran hari pertama yakni 8 Januari 2018 lalu, ada dua pasangan bakal calon yang sudah mendaftarkan diri ke KPU Pangkalpinang. Namun ada berkas dan syarat calon yang belum dilengkapi sehinga masih harus perbaikan. “Misalnya berkas yang dikeluarkan pengadilan, karena ini masih dalam proses. Sampai sekarang empat pasang, tiga melalui partai politik dan satu dari perseorangan (yang mendaftar). Selanjutnya, untuk penyerahan berkas dilakukan 18-20 Januari. Begitu juga untuk perseorangan, pada verifikasi tahap kedua sesuai PKPU harus menyerahkan 9600 dukungan tambahan dan diproses selama tujuh hari,” imbuhnya.
Pada hari terakhir pendaftaran Rabu kemarin (10/1/2018), KPU Pangkalpinang menerima dua bakal paslon yang mendaftar yakni pasangan Endang Kusumawaty-Ismiryadi dengan slogan EKSIS dan pasangan Rinaldi Abdullah-Sarjulianto yang disingkat RINDU.
EKSIS mendaftar melalui pengusungan empat parpol (partai politik) yaitu Partai Golkar, Demokrat, PAN serta PKB dengan total 11 kursi di DPRD. Meski saat pendaftaran diiringi Reog Ponorogo masih ada berkas-berkas yang belum dilengkapi, namun KPU tetap menerima pendaftar dengan status DDP (Diterima Dengan perbaikan).
“Kekurangan ini masih dapat diperbaiki sampai dengan tanggal 20 Januari nanti. Ya, diterima dengan perbaikan,” kata Divisi Perencanaan dan Informasi Data KPU Pangkalpinang Yusmayadi.
Menanggapi itu, Bakal Calon Walikota Pangkalpinang Endang Kusumawaty kepada wartawan menuturkan, tetap bersyukur telah melalui proses pendaftaran ke KPU Pangkalpinang dan mendapatkan tanda terima. Terkait adanya kekurangan persyaratan calon yang belum dilengkapi, ia segera memenuhi karena yang terpenting proses pendaftaran telah lancar.
“Kami sudah diterima dan sudah mendapat keputusan. Yang namanya manusia, pasti ada kekurangan tapi dikit gak banyak. Yang dikit-dikit ini terpenuhi. Akhirnya, untuk prosedur KPU sudah lancar. Bismillah tanggal 13 keluar nomor, 15 kampanye kami sudah bisa melaksanakan dengan baik, bersama EKSIS,” ujarnya.
Menurut KPU, dari berkas persyaratan Paslon EKSIS, ada empat dokumen yang belum dilengkapi Endang yaitu tanda terima laporan kekayaan negara dari KPK (Komisi Pemberantasan Korupsi), legalisir ijazah SD, SMP dan SMA, SK Tim Pemenangan, dan softcopy dokumen syarat calon.
Sedangkan bakal calon Wakil Walikota Ismiryadi, ada lima item dokumen belum dipenuhi. Yakni, surat keterangam tidak memiliki tanggungan secara perseorangan/secara badan hukum yang menjadi tanggungjawab yang merugikan negara, SK sedang tidak dicabut hak pilih berdasarkan keputusan pengadilan, tanda terima laporan kekayaan penyelenggaran negara dari KPK, SK Tim Pemenangan dan softcopy dokumen syarat calon.
Ismiryadi menuturkan, PKPU dengan peraturan yang berlaku secara umum itu berbeda. Contohnya, terkait pajak, harus dikeluarkan dari kantor pajak setempat. “Mengenai pailit dan tunggakan hutang, menurut aturan Kejati dan MA itu harus Pengadilan Tinggi Niaga pailit dan satu pengadilan negeri. Ini akan kami ikuti semaksimal mungkin. In Sha Allah sudah selesai. Aturan KPU dan aturan umum berbeda. Kalau hak pilih itu tidak sulit, sebentar. Ada kades, RT dan pengadilan negeri, itu selesai,” tukas pria yang kerap disapa Dodot.
Setelah itu, menyusul kemudian mendaftar pasangan RINDU ke KPU Pangkalpinang diiringi tarian dan rebana. Pasangan ini mengaku telah mengantongi tambahan dukungan sehingga berharap bisa ditetapkan KPU Pangkalpinang pada 12 Februari 2018 mendatang.
Sebelumnya, dalam pleno verifikasi faktual tahap pertama akhir 2017 lalu oleh KPU, bakal paslon RINDU dinyatakan kurang memenuhi syarat dan hanya mengantongi 8.908 jumlah dukungan dari 10 persen DPT.
“Kita akan menyiapkan lebih banyak dukungan,” kata Rinaldi usai pendaftaran.
Sarjulianto menambahkan, hingga kini pihaknya sudah mengantongi 6000 dukungan tambahan dan menargetkan pada verifikasi faktual selanjutnya mengantongi 12.000 dukungan.
“Masih kurang lima hari nanti akan disampaikan. Sekarang sudah ada 6000 dan target kita 12.000,” katanya.
Terkait tidak diverifikasinya dukungan yang tidak didapati KPU, dia mengaku telah menyiapkan beberapa strategi guna lolos dalam penetapan calon nantinya.
“Kita sekarang lebih sistematis, per kelurahan sudah ada korlapnya, yang dicari juga kelurahan itu. Jadi yang mendukung kita militan,” pungkasnya.
Untuk di Pilkada Kabupaten Bangka, pada hari terakhir kemarin datang mendaftar pasangan bakal calon Bupati dan Wakil Bupati Bangka Kemas Danial-Fadillah Sabri. Pasangan yang diusung Partai Demokrat dan PAN ini diarak dari Masjid Agung Sungailiat menuju Kantor KPU Kabupaten Bangka, meski diguyur hujan. Arakan cukup meriah karena pasangan dan pendukung konvoi menggunakan becak motor diiringi drumband dimulai dari posko pemenangan di Lingkungan Sri Menanti Sungailiat hingga ke KPU.
Kemas Danial-Fadillah Sabri mengambil slogan BERDIKARI (Bersama Danial Kek Fadhillah Sabri) dan didampingi istri masing-masing tiba di Kantor KPU Bangka sekitar pukul 14.45 WIB. Mereka disambut tarian lalu ditaburi bunga dan diterima para anggota KPU.
Kemas Danial usai dinyatakan berkas lengkap oleh KPU mengatakan, BERDIKARI akan mengatur strategi persiapan meraih kemenangan karena menargetkan perolehan suara 60 persen dalam Pilbup, berbekal survei yang sudah dilakukan timnya.
“Visi misi kita membangun ekonomi kerakyatan karena ekonomi kerakyatan merupakan tulang punggung perekonomian masyarakat,” ujarnya.
Bakal Calon Wakil Bupati, Fadillah Sabri menambahkan pihaknya memohon dukungan dan doa restu masyarakat. Ia berjanji tidak akan pernah melupakan teman-temannya.
“Bersama Berdikari kita wujudkan Bangka Baru Berkeadilan,” teriaknya dihadapan para pendukung.
Ketua KPU Bangka, Zulkarnain mengatakan pasangan Danial-Fadhillah Sabri merupakan pasangan ketiga yang mendaftarkan diri ke KPU Bangka. Pasangan ini diusung Partai Demokrat yang memiliki 6 kursi di DPRD dan PAN pemiliki 1 kursi. Dan usai dilakukan pemeriksaan berkas, KPU menyatakan pasangan Danial-Fadhilah dinyatakan lengkap.
Kepada pasangan ini, akan diberikan surat pengantar untuk melakukan pemeriksaan kesehatan di RSPAD Gatot Subroto tanggal 12-13 Januari 2018. “Sebelum dilakukan test kesehatan pasangan ini harus puasa pada malam hari mulai pukul 21.00 WIB dan mereka akan diperiksa pada pukul 07.00 pagi,” pungkasnya. (ron/snt/1)

No Response

Leave a reply "11 Bakal Paslon Daftar 3 Pilkada"