100 Peserta Travel Mart Akan Kunjungi Lepar

  • Whatsapp

Lihat Potensi Pariwisata Basel

Haris Setiawan

TOBOALI – Dinas Pariwisata, Kepemudaan dan Olahraga (Disparpora) Kabupaten Bangka Selatan (Basel) Selasa (2/5/2017) menggelar rapat koordinasi dengan Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo), Kecamatan Lepar Pongok jelang kunjungan Pelangi Travel Mart ke Pulau Lepar Pongok pada 9 – 10 Mei mendatang.

Kadisparpora, Haris Setiawan mengungkapkan, kegiatan ini merupakan program Asosiasi Pelaku Usaha Pariwisata Indonesia (ASPI) bekerja sama dengan Pemkab Basel.

Para peserta yang hadir terdiri dari 100 peserta yang merupakan pelaku usaha pariwisata, agen tour travel, pemilik hotel, restoran serta lainnya. Para peserta akan Ngayau ke Pulau Lepar, mengunjungi Pulau Kelapan (snorkling), makan siang di Tanjung Labu, Tanjung Sangkar dilanjut explore pulau – pulau kecil, kembali menuju Pelabuhan Sadai.

“Kami tadi secara langsung berdiskusi dengan Kadis Kominfo tentang beberapa hal terkait persiapan. Detailnya kami sampaikan semuanya. Kegiatan tersebut dalam rangka kegiatan promosi dan publikasi pariwisata Kabupaten Basel yang melibatkan pelaku pariwisata se – Indonesia,” ujar Haris.

Sementara itu, Sekretaris Disparpora Basel, Toni Pratama menambahkan, Pelangi Travel Mart ini, tergabung dalam Asosiasi Pelaku Usaha Pariwisata Indonesia (ASPPI) dan awak media.

Kunjungan para pelaku usaha pariwisata ke Kabupaten Basel adalah untuk melihat potensi pariwisata dan budaya di Negeri Junjung Besaoh (Basel-red) serta mengenalkan gerakan kepariwisataan yang digagas oleh ASPPI yang dinamakan Pelangi Travel Mart.

“Mereka akan menggali dan meng-explor pariwisata yang ada di Propinsi Kepulauan Bangka Belitung, dan salah satunya adalah di Kabupaten Bangka Selatan. Sesuai jadwalnya pada malam harinya Ngayau ke Pulau Lepar dipantainya akan diadakan penerbangan 1000 lampion bersama masyarakat, budaya serta tarian adat akan ditampilkan pada kegiatan itu,” imbuhnya.

Ia menambahkan, Camat Lepar Pongok Dodi Kusumah telah menyiapkan 35 home stay untuk para peserta Travel Mart.

Menurutnya, Bangka Selatan saat ini mulai dilirik pelaku usaha pariwisata setelah kegiatan Toboali City on Fire tahun lalu. “Dari kami hanya sebagai pemandu saja, Kabupaten Basel saat ini sudah mulai dilirik bahwa ada potensi wisata dan budaya di sini. Kunjungan ini merupakan hasil dari event Toboali City on Fire tahun lalu, dan banyak pelaku usaha yang meminta difasilitasi. Mereka rencananya juga akan membawa tamu pada TCoF tahun ini. Kita juga sudah melakukan sosialiasi atau tranning ke masyarakat Lepar bagaimana cara sapa, salam yang baik kepada tamu. Harapannya agar kegiatan ini berlangsung lancar,” pungkasnya. (raw/3).

Related posts