100 Pembalap Ikuti PT Timah Motocross & Grasstrack di Pantai Matras

  • Whatsapp
Para pembalap beraksi di ajang Motocross & Grasstrack Ngegass Bareng se-Bangka di Pantai  Matras Sungailiat, Minggu (10/11/2019). (foto: istimewa)

BANGKA – Baporseni Trail Timah Unit Laut Bangka menggelar “Motocross & Grasstrack” Ngegass Bareng se-Bangka di Pantai Matras Sungailiat, Minggu (10/11/2019). Event ini diikuti sekitar 100 lebih pembalap dengan mempertandingkan kelas bebek standar, FFA sampai dengan 250 cc, adventure, SE EXC grade A dan B dan kelas FFA EXC.

Kepala Unit Laut Bangka, Ali Samsuri mengatakan event ini merupakan kolaborasi antara Baporseni PT Timah Tbk bersama masyarakat Matras. Melalui event ini diharapkan akan melahirkan pembalap-pembalap muda yang potensial.

Tak hanya itu, menurut dia, melalui event ini juga dapat mendorong wisatawan untuk datang dan menyaksikan langsung aksi para pembalap. Melalui event ini juga, harapnya dapat mendorong perekonomian masyarakat di sekitar venue lomba.

“Ini panitianya bersama tim Baporseni PT Timah dan masyarakat Matras. Kita berkolaborasi menyelenggarakan kegiatan yang tidak mendorong hobi dan mendukung pariwisata saja tapi juga memunculkan bibit pembalap baru,” kata Ali saat membuka kegiatan tersebut.

Sementara itu, tokoh pemuda Matras, Kholid turut menyambut baik kegiatan ini yang memberikan banyak dampak positif bagi masyarakat.

“Selain sebagai event pariwisata, event ini juga membawa dampak langsung bagi pemuda matras dan masyarakat lainnya seperti pelibatan dalam kepanitiaan, juru parkir serta masyarakat matras yang berjualan dilokasi kegiatan,” ujarnya.

Menurutnya, dengan dilibatkannya masyarakat dan pemuda dalam event ini menjadi ajang untuk belajar, agar kedepannya pemuda Matras dapat menyelenggarakan event serupa.

“Kta juga banyak belajar bagaimana PT Timah dalam mengelola dan menyelenggarakan suatu event yang kedepannya kita juga harus bisa menyelenggarakan event-event lainnya” katanya.

Salah satu peserta lomba, Jaya menyebutkan dirinya sangat antusias mengikuti pertandingan. Saat ini, kata dia sudah jarang ada event-event otomotif yang sebetulnya bisa sebagai ajang mencari bibit-bibit pembalap baru.

“Saya sangat senang sekali, kegiatan otomotif kan sudah mulai jarang dilakukan di Bangka. Padahal ini ajang untuk mencari pembalap pemuda, sekarang kan banyak yang sudah pembalap eksekutif semua jangan sampai hilang regenerasi. Dengan event-event seperti ini lah akan muncul pembalap baru,” ujarnya.

Jaya berharap event balap akan dilakukan secara terus menerus dan tidak hanya tingkat lokal. Menurutnya, sirkuit balap di Pantai Matras sudah layak untuk digelar event nasional ataupun seri balapan. (rls)

Related posts