1 Unit Ponton TI Apung Disikat Polair Basel

  • Whatsapp

Pemilik Tambang Diamankan

TOBOALI – Satuan Polisi Perairan Polres Bangka Selatan kembali mengamankan satu unit TI apung yang sedang beroperasi di perairan Laut Sekijang, Bangka Selatan. Penangkapan itu dilakukan ketika personil Sat Polair sedang melaksanakan patroli rutin perairan dipimpin Kasat Polair AKP Nizamli, SH dan KBO Polair.
Saat memasuki perairan laut Sekijang, petugas melihat 1 unit TI apung yang sedang beroperasi. Tim patroli langsung merapat ke pontoon tambang pasir timah ilegal tersebut dan memeriksa izin tambangnya. Ternyata setelah diperiksa, penambangan itu tidak memiliki izin sah atau legal.
Kasat Polair langsung melapor kepada Kapolres Bangka Selatan, ABP Aris Sulistyono dan saat itu juga kapolres memerintahkan untuk dilakukan upaya penindakan. Alhasil, barang bukti berupa 1 unit ponton tambang apung jenis selam ditarik ke daratan dan dan pemilik tambangnya diamankan.
Nizamli menuturkan, pemilik ponton tambang itu atas nama Suyitno (49) warga Toboali. “Telah kami amankan pada Sabtu (16/2/2019) berikut ponton dan barang bukti lainnya,” kata dia kepada wartawan, Rabu (20/2/2019).
“Untuk pelaku penambangan ilegal akan dikenakan Pasal 158 UU Nomor 04 Tahun 2009 tentang MInerba,” katanya lagi.
Dia menambahkan, selain akan menindak setiap penambangan yang tidak memiliki izin lengkap dan sah khususnya di perairan, Satpol Air juga menghimbau kepada seluruh masyarakat agar tidak melakukan penambangan ilegal supaya biota laut dan kelestarian alam laut tetap terjaga.
“Penambangan laut yang melanggar ketentuan akan ditindak. Namun saya menghimbau kepada seluruh masyarakat agar sama-sama menjaga kelestarian laut, mari sayangi laut kita,” pungkasnya.

Serahkan Tali Asih
Sementara itu, Kepala Kepolisian Sektor Toboali, Iptu Yandrie, C. Akip, SH, MH didampingi Ketua Ranting Bhayangkari Toboali, Ny. Agustine Yandrie melaksanakan kegiatan tali asih kepada warga yang kurang mampu di wilayah hukumnya, Rabu (20/2/2019). Kegiatan sosial ini rutin dilakukan pengurus ranting Bhayangkari Toboali.
“Hari ini saya dan Ketua PC Toboali didampingi Bhabinkamtibmas Desa Serdang melaksanakannya di Desa Serdang, Toboali, tepatnya di Kampung Jawa Dusun Terap. Salah satu dari warga kampung tersebut adalah anak dari pasangan saudara kita yaitu Suprianto dan istrinya Ponia yang bernama Yulia Savitri berumur 6 (enam) bulan, dimana anak tersebut mengalami sakit Hydrocephalus, kelainan jantung dan paru-paru,” kata Kapolsek.
Dalam kegiatan tersebut Ketua Ranting Bhayangkari memberikan bingkisan tali asih berupa santunan dan sembako kepada keluarga tersebut. Menurut Yandrie kegiatan ini adalah bentuk kepedulian mereka kepada warga kurang mampu yang sedang mengalami musibah.
“Bahwa kita semua sama dihadapan Allah SWT, pangkat dan jabatan hanya titipan sementara semoga dengan kegiatan santunan yang ala kadarnya ini bisa bermanfaat,” tuturnya.
Ia menambahkan, kegiatan serupa rencananya akan dilaksanakan tiap bulan di seluruh desa di Kecamatan Toboali dan Tukak Sadai Kabupaten Bangka Selatan.
“Selain itu kegiatan ini juga adalah program Bapak Kapolda Babel untuk dapat membantu dan berbagi kepada sesame,” ujar Yandrie. (raw/1)

Related posts