1.994 Santri TK/TPA di Bangka Tengah Diwisuda

  • Whatsapp

KOBA – Sebanyak 1.994 santri TKA-TPA dan Tahfidz Juz 30 LPPTKA BKPRMI angkatan XVI Kabupaten Bangka Tengah (Bateng) tahun 2019 M/1440 H diwisuda. Kegiatan wisuda dilaksanakan Rabu (01/05/2019) di halaman Kantor Bupati Bateng.

Dari 1.994 wisudawan/wisudawati diantaranya terdiri dari 145 Tahfidz juz 30, dan sebanyak 1.849 peserta munaqosyah TKA-TPA.

Hadir dalam acara tersebut diantaranya Bupati, Ketua DPRD, Waka Polres Bateng, Ketua Umum DPW BKPRMI Provinsi Kepulauan Bangka Belitung, Ketua Umum DPD BKPRMI Bateng, para orangtua wali santri-santri.

Bupati Ibnu Saleh dalam sambutannya mengatakan, wisuda santri TK/TPA Al-Qur’an kali ini merupakan langkah strategis agar anak-anak dapat tumbuh dan berkembang menjadi generasi penerus insan-insan qur’ani yang Soleh dan Sholehah, berakhlak mulia, sehat, cerdas, kreatif, mandiri, unggul dan memiliki kepedulian sosial yang tinggi.

“Pemkab Bateng mengucapkan selamat dan sukses kepada anak-anak yang telah berhasil melewati Munaqosah (ujian) santri TKA/TPA yang dilaksanakan pada tanggal 17-26 April 2019,” ujar Bupati disela-sela kegiatan dihalaman Kantor Bupati Bateng, Rabu (01/05/2019).

Dengan semangat kebersamaan, Ia mengajak, mari tingkatkan peran serta semua dalam membekali anak-anak dengan dasar keimanan dan akhlak mulia. Sebab, dengan dasar inilah dapat menuntun sekaligus membentengi diri mereka dari hal-hal yang tidak diinginkan, sehingga nantinya mereka mampu menjadi anak yang berkualitas sesuai dengan tujuan pendidikan dan menjadi kebanggaan bangsa.

“Saya mengajak kepada seluruh pihak untuk memberikan perhatian serius terhadap pengembangan pemasyarakatan Al-Qur’an dalam kehidupan sehari-hari terutama dengan meningkatkan fungsi dan peran BKPRMI dalam menyusun program yang baik bukan hanya bisa membaca. Tetapi, bisa memahami dan mengamalkan dan mengembangkannya melalui peningkatan kualitas peserta untuk masa yang akan datang,” ungkapnya.

Ia menambahkan, Pemkab Bateng memberikan perhatian serius dalam hal pengembangan bidang keagamaan. Pada tahun 2019 ini, Pemerintah Daerah telah mengalokasikan dana hibah kepada lembaga, badan, organisasi kemasyarakatan di Kabupaten Bateng sebesar Rp21.165.321.000, tujuannya tidak lain adalah untuk memberikan pelayanan kepada masyarakat dan mendukung terselenggaranya fungsi pemerintah serta fungsi kemasyarakatan.

Kepada kepala desa untuk wajib mengalokasikan Anggaran Dana Desa (ADD) sebesar 2,5 persen bidang keagamaan sehingga pelayanan kemasyarakatan keagamaan terlayani dengan baik.

“Kita selalu mengutamakan bidang keagamaan ini agar terciptanya anak-anak kita yang berakhlak mulia,” tukasnya sembari mengatakan memberikan hadiah umroh kepada santri terbaik. (ran/3).

Related posts